Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 12 Feb 2022 21:12 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Australia Buka Lagi untuk Turis, Perhatikan 3 Poin Penting Ini

Sejumlah negara bagian di Australia mengumumkan penutupan kota (lockdown), Senin (28/6). Hal itu untuk mengantisipasi virus Corona Delta yang lebih cepat menular dari varian biasanya. Berikut pemandangan sunyi di kota benua kanguru itu.
Jalanan Australia yang sempat sunyi akibat gelombang COVID beberapa waktu lalu Foto: Getty Images/Lisa Maree Williams
Sydney -

Australia akhirnya membuka pintu perbatasan untuk turis dari mancanegara. Australia kembali dibuka untuk semua pemegang visa yang telah divaksinasi penuh, menyambut kembalinya turis, pelancong bisnis, dan pengunjung lainnya mulai 21 Februari.

Ada beberapa poin penting yang harus diikuti wisatawan yang ingin ke Australia, yakni:

1. Berlaku untuk semua turis yang telah divaksinasi 2 kali dengan vaksin AstraZeneca atau Pfizer, Moderna, Sinovac, Johnson & Johnson dan memiliki Visa Australia

2. Mengisi Digital Passenger Declaration paling lambat 72 jam sebelum berangkat (website akan aktif tanggal 18 Februari 22)

3. Membawa hasil negatif tes COVID berupa hasil PCR (72 jam sebelum) atau Antigen (24 Jam sebelum)


"Setibanya di Australia, Anda akan dites PCR oleh petugas bandara tanpa biaya dan boleh menunggu di tempat akomodasi hingga hasil PCR negatif
keluar, setelahnya, silahkan berjalan jalan di negeri Kangguru. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi IG : antavaya_id website :www.antavaya.com," ujar Product Manager AntaVaya Jhon Alam.

Pembukaan kembali Australia untuk wisata diterapkan oleh Australia setelah melihat ketahanan sistem kesehatan Australia selama pandemi COVID-19, termasuk setelah melalui gelombang Omicron baru-baru ini.

Dengan membaiknya kondisi kesehatan, termasuk penurunan 23 persen angka rawat inap karena COVID, Komite Keamanan Nasional Kabinet beberapa hari lalu menyetujui bahwa Australia telah siap untuk selanjutnya kembali membuka perbatasan internasional secara bertahap.

Pemegang visa yang belum sepenuhnya divaksinasi akan tetap membutuhkan pengecualian perjalanan yang sah untuk memasuki Australia, serta akan mengikuti persyaratan karantina negara bagian dan wilayah.

Pembukaan wisata akan memberikan kepastian bagi industri pariwisata, dan memungkinkan industri tersebut untuk mulai merencanakan, merekrut, dan mempersiapkan pembukaan kembali. Pada 2018-2019, pariwisata menghasilkan lebih dari 60 miliar dolar Australia bagi ekonomi Australia, dengan lebih dari 660.000 pekerjaan bergantung pada industri ini.

Sejak Pemerintah Morrison memulai pembukaan kembali perbatasan internasional Australia pada 1 November 2021, Australia telah melihat sebanyak hampir 580.000 kedatangan ke Australia, termasuk untuk kembali berkumpul dengan orang-orang terkasih, bekerja atau belajar.



Simak Video "Jumlah Wisman Asal Australia Tinggi, Bali Dianggap Rumah Kedua"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA