Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 06 Mei 2022 10:20 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Lebih Dekat dengan Papua Nugini, Negara Tetangga Indonesia

Hari Suroto
detikTravel
Jalan tikus Skouw-Wutung menjadi pembicaraan setelah Gubernur Papua, Lukas Enembe kedapatan masuk ke Papua Nugini secara ilegal melalui jalur itu. Salah satu warga mengaku hanya butuh 30 menit menuju Papua Nugini dengan menggunakan ojek.
Foto: Perbatasan Papua Nugini (20detik)
Port Moresby -

Papua Nugini adalah negara tetangga yang terletak di timur Indonesia. Negara ini berbatasan langsung dengan Provinsi Papua. Mari kita mengenal lebih dekat!

Papua Nugini atau PNG berada 160 kilometer di sebelah utara Australia. Luas PNG sekitar 470.000 kilometer persegi. Negara ini memiliki 600 pulau-pulau di lepas pantainya.

PNG memiliki 14 gunung aktif, sedangkan Provinsi Papua, Indonesia tidak terdapat gunung berapi sama sekali.

PNG dihuni 6,7 juta penduduk. Bahasa resmi PNG yaitu bahasa Inggris, bahasa Tok Pisin dan Motu. PNG memiliki 860 bahasa daerah.

Bendera PNG terdiri atas tiga warna khas yaitu hitam, merah dan kuning. Pada bendera PNG terdapat gambar burung cenderawasih, yang menggambarkan burung surga yang terbang bebas atau sebagai representasi kemerdekaan PNG. Terdapat bintang selatan berjumlah lima, yang menggambarkan hubungan dengan negara-negara di Pasifik selatan.

PNG beribukota di Port Moresby. Nama Port Moresby berasal dari Kapten John Moresby yang mendarat di pesisir selatan PNG pada 1873 dan mengklaimnya menjadi milik Inggris, untuk memperkuat klaim tersebut, John Moresby memberi nama pelabuhan yang didaratinya dengan namanya.

Wilayah PNG dibagi menjadi 20 provinsi. PNG memiliki 492 bandara baik berukuran besar maupun kecil. PNG merdeka dari Australia pada 16 September 1975.

Hampir 85% penduduk PNG tinggal di pedesaan, mereka hidup bertani secara subsisten dan 15% penduduk tinggal di perkotaan. Mata uang PNG yaitu Kina. Satu Kina PNG sama dengan 4000 rupiah.

Kopi dan kopra menjadi produk unggulan ekspor PNG. Selain itu, produk ekspor lainnya yaitu tas rajut khas PNG yang disebut dengan bilum. Bagi traveler yang baru terbang menuju PNG sering mendapat kesan "Welcome to the Land of the Unexpected," karena maskapai di PNG sering delay.

Bahkan PNG sendiri sering diplesetkan oleh para traveler dengan Promise Not Guaranteed yang berarti walaupun sudah punya tiket atau boarding pass, jangan dikira pasti akan terbang.


---

Artikel ini ditulis oleh Hari Suroto, peneliti BRIN dan sudah diubah seperlunya oleh redaksi.



Simak Video "Jokowi Siap Buka Kembali Perbatasan Papua Nugini Demi Perekonomian"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA