"Wah, wisatawan asal Eropa banyak ya, ada 48 persen datang ke Raja Ampat," ucap Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar dalam jumpa pers Festival Budaya Raja Ampat di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, lt 17, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (5/10/2012).
Selain wisman asal Eropa, ternyata wisman asal Benua Amerika juga memadati Raja Ampat. Buktinya, 31 persen wisman asal Amerika berdatangan ke surganya penyelaman di Indonesia ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para bule-bule ini selain menyelam suka juga birdwatching, mereka sabar nunggu untuk dengar suaranya," jelas Sapta.
Terlepas dari banyaknya wisman yang datang, ternyata jumlah kunjungan wisnus maupun wisman mengalami peningkatan. Di tahun 2010 sebanyak 7.000 wisatawan datang ke Raja Ampat, kemudian pada tahun 2011 meningkat jadi 10.000 wisatawan. Yuk! Ke Raja Ampat, jangan kalah sama turis asing.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura
Kedubes Korea Selatan Minta Warganya Hati-hati Liburan di Bali