Kematian Tak Pernah Semeriah Ini
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kematian Tak Pernah Semeriah Ini

- detikTravel
Senin, 05 Nov 2012 12:28 WIB
Kematian Tak Pernah Semeriah Ini
Horor dan meriah. Sebuah perpaduan yang unik (AFP)
Mexico City - Tradisi unik mengenai kematian ada di Amerika Latin. Jika Halloween terkesan seram, beda ceritanya dengan Day of the Dead. Tradisi kematian ini malah dimeriahkan oleh bunga dan tengkorak warna-warni serta aneka masakan tradisional.

Berawal dari kebiasaan yang dilakukan oleh Suku Aztec pada zaman dahulu, tradisi Day of the Dead menjadi hari untuk mengingat mereka yang sudah meninggal lebih dahulu. Day of the Dead dirayakan di seluruh negara di Amerika Latin dan jadi hari libur nasional, mulai dari Meksiko sampai Peru.

Acara ini diduga sudah berulang lebih dari 300 tahun lalu. Saat dilongok dari News Australia, Senin (5/11/2012), Day of the Dead berlangsung pada hari yang sama dengan All Saints Day yaitu sehari setelah Halloween. Jadi tradisi ini jatuh pada setiap tanggal 1 November. Tujuan tradisi ini adalah untuk mengingat dan menghormati mereka yang sudah meninggal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada hari ini, kota-kota disulap jadi warna-warni tanpa meninggalkan kesan seram. Beragam tengkorak dengan bentuk dan warna lucu dibuat dalam bentuk kue dan gula-gula.

Anak muda tak mau ketinggalan juga. Mereka berdandan dengan gaya horor yang mayoritas bertemakan tengkorak. Meski tak menghilangkan sisi seram, mereka tetap berdandan dengan penuh warna. Jadi jangan aneh saat melihat wajah tengkorak dengan kostum yang cukup berwarna.

Di Meksiko, masyarakat berkunjung ke makam saudara dan teman yang mereka kasihi. Sambil membawa kue, permen, makanan dan bunga segar untuk ditaruh di kuburan mereka. Ada juga yang membawa patung La Santa Muerte atau Dewi Kematian di pemakaman sebagai penghormatan kepada mereka yang sudah meninggal.

ALtar-altar penghormatan yang penuh warna-warni pun dibangun di beberapa tempat seperti di National Autonomous University of Mexico, Mexico City. Altar yang dinamakan Altar of the Dead ini dibuat oleh Suku Huichol dan dengan tujuan yang sama yaitu menghormati orang mati. Altar ini menarik banyak wisatawan yang penasaran dengan tradisi ini.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads