Hal ini disampaikan Direktur Promosi Pariwisata, M Faried di sela jumpa pers Komodo Karnaval 2012 yang berlangsung di Press Room Kemenparekraf, Lt 1, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (11/11/2012).
"Dari posisi pencapaian Januari-September 2012, untuk pertumbuhan wisatawan mancanegara naik 5 persen, ini bagus," kata Faried.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Destinasi yang tumbuh di atas rata-rata nasional adalah (yang masuk dari bandara-red) Soekarno-Hatta tumbuh 5,8 persen," kata Faried.
Tidak hanya Soekarno-Hatta, daerah lain yang juga mengalami pertumbuhan wisatawan adalah Medan lewat Bandara Polonia. Bandara ini mengalami peningkatan kedatangan hingga 9,4 persen. Bandara Adi Soemarmo di Solo juga mengalami peningkatan sebesar 7,1 persen, Bandara Sepinggan di Balikpapan mengalami kenaikan hingga 7,66 persen. Sedangkan daerah yang paling banyak mengalami peningkatan adalah Bandung lewat pintu kedatangan Bandara Hussein Sastranegara.
"Bandung naiknya 28,68 persen. Bandung ini paling tinggi dan tampaknya semakin genit mengundang turis," ucap Faried.
Bandung, lanjut Faried, memiliki banyak destinasi yang menarik. Daerah ini juga rutin mengadakan event skala lokal.
"Saya ke depan akan imbau daerah untuk lakukan event," saran Faried.
Saat dilihat dari jumlah kedatangan, turis asal Singapura tampak mendominasi dengan jumlah kunjungan 81.054 orang. Setelah itu ada turis asal Malaysia dengan jumlah kunjungan 16.849 orang.
Jika Bandung jadi daerah dengan peningkatan kunjungan terbesar, Bandara Internasional Lombok justru jadi yang paling turun. Bandara Lombok turun hingga 20,61 persen.
Kawah Putih yang memesona (ariecokrodiredjo - d'Traveler)
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran