Jangan pernah membiarkan kecerobohan, perencanaan yang kurang matang, dan hal lainnya, merusak kesenangan dalam liburan Anda. Ini hanya dua kesalahan yang sering traveler lakukan saat berlibur dan masih 8 kesalahan lainnya. Dikutip dari situs Reader Digest, Jumat (28/12/2012), berikut adalah 10 hal yang bisa merusak liburan Anda:
1. Lupa memeriksa persyaratan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaiknya, sebelum melakukan perjalanan Anda terlebih dulu mencari tahu informasi tentang negara tujuan. Persiapkan semuanya lebih awal, khususnya visa yang butuh waktu seminggu atau malah sebulan lebih untuk mengurusnya.
2. Salah memilih teman perjalanan
Carilah partner perjalanan yang tepat! Hal ini sangat mempengaruhi liburan Anda. Salah memilih teman, siap-siap saja perjalanan Anda akan terganggu dengan ulahnya. Teman yang baik bisa membuat setiap perjalanan lebih baik dan menyenangkan. Bila tidak menemukan teman yang tepat, tidak usah ragu untuk memilih solo traveling atau liburan sendiri.
3. Menyimpan masalah pribadi selama perjalanan
Komunikasi saat liburan adalah hal yang sangat penting. Jangan sekali-kali Anda membawa masalah pribadi saat berlibur karena itu akan menghambat kesenangan Anda.
Kalau sudah begitu, Anda mudah merasa kesal dan marah. Tentu ini akan membuat teman seperjalanan atau keluarga juga terganggu dan merasa tidak senang. Jika Ada masalah sebaiknya Anda bicarakan baik-baik terlebih dahulu dengan teman. Jangan disimpan sendiri, karena Anda akan merasa jauh lebih baik.
4. Hanya berbicara dengan teman seperjalanan
Hanya berkomunikasi dengan teman seperjalanan saat liburan juga tidak terlalu baik. Seorang traveler juga bisa berkomunikasi dengan orang-orang yang ditemui
saat berlibur.
Anda bisa membuka pembicaraan dengan orang-orang yang Anda temui di sepanjang perjalanan. Misalnya Anda bisa berbicara dengan supir taksi, sesama turis, warga lokal, dan lain-lain. Dengan bgitu, Anda bisa belajar dan mendapatkan informasi baru dari tempat tersebut.
5. Terlalu serius
Liburan sudah pasti bertujuan untuk bersantai dan menyegarkan pikiran. Menganggap semua hal yang Anda temui dengan sangat serius, itu salah besar! Kekhawatiran yang terlalu berlebih, akan membuat liburan Anda tidak nyaman. Memiliki rasa humor dan santai saat mengahadapi masalah tak terduga, sangat membantu untuk menyelesaikannya.
6. Mengeluarkan bujet lebih
Mengeluarkan bujet besar akan membuat seorang traveler merasakan kesenangan sesaat. Terlalu banyak membeli barang dan mengeluarkan uang saat berlibur hanya menyisakan stres saat tiba di rumah.
Sebelum melakukan perjalanan, sebaiknya Anda mematok bujet yang harus dikeluarkan. Jika pergi bersama orang lain, Anda bisa berdiskusi dan membuat keputusan bersama dalam pengeluaran uang.
7. Malas keluar kamar hotel
Nyamannya kamar hotel dengan TV, AC dan kasur empuk memang sering membuat Anda malas bergerak. Namun hal inilah yang malah akan merusak liburan Anda. Secara tak sadar, Anda malah tak pergi ke mana-mana dan hanya menghabiskan liburan di kamar hotel.
Cobalah sesuatu yang baru. Anda bisa memilih penginapan murah dengan fasilitas biasa saja. Untuk mengisi waktu, Anda bisa keluar mencari udara segar, duduk bersama warga lokal, dan banyak kegiatan seru lainnya.
8. Tidak membuat itinerary
Tidak membuat itinerary perjalanan bisa menyulitkan dan membuat Anda bingung. Merencanakan jadwal perjalanan bukanlah ide yang buruk. Dengan melakukan ini, Anda bisa memilih destinasi yang akan dikunjungi sesuai dengan keadaan. Untuk membuat itinerary, traveler bisa mencari informasi lewat internet, buku, atau bertanya dengan teman yang sudah pernah ke destinasi pilihan Anda.
9. Tidak tahu cuaca
Cuaca menjadi hal yang tidak bisa Anda kendalikan. Kurangnya informasi tentang cuaca daerah tujuan, memungkinkan Anda salah memilih destinasi. Kalau ini sampai terjadi, Anda tidak bisa menikmati suasana liburan yang diimpikan. Tahu prediksi cuaca, setidaknya bisa membantu Anda memilih destinasi cadangan yang sesuai dengan keadaan.
10. Mengabaikan masa berlaku paspor
Adakalanya traveler melakukan hal yang sangat ceroboh, salah satunya tidak menghiraukan status atau masa berlaku paspor. Ada beberapa negara yang hanya mengesahkan paspor perjalanan enam bulan sebelum tanggal perjalanan Anda.
Traveler harus teliti dalam hal ini. Sementara itu, mengcopy paspor sangat dibutuhkan. Persiapan seperti ini akan sangat membantu bila ada masalah kehilangan paspor dalam perjalanan Anda.
(aff/fay)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5