Ini bukan adegan film 'Snakes on a Plane' yang diperankan Samuel L Jackson. Namun, penerbangan Qantas QF21 dari Sydney terpaksa delay karena ditemukan ular di dalam pesawat.
Dilansir dari The Sydney Morning Herald, Senin (23/9/2013) peristiwa ini terjadi di Bandara Internasional Sydney pada Minggu (22/9) malam. Para penumpang pesawat terpaksa dievakuasi dan diinapkan dahulu di hotel terdekat.
Ular ini sebenarnya tidak besar, lebih tepatnya anak ular. Panjangnya 20 cm dengan diameter tubuh seperti sebatang pulpel. Ular ini ditemukan sedang bergulung di pintu pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jubir Qantas mengatakan ular ditemukan oleh awak kabin. Saat itu, pesawat dengan 370 penumpang itu akan terbang ke Tokyo. Penumpang diinapkan di hotel pada Minggu malam, sementara petugas karantina menangkap dan mengamankan ular dari pesawat.
Pesawat Qantas tujuan Tokyo dijadwal ulang untuk terbang pada pukul 7.15 waktu Sydney, Senin pagi ini. Ini adalah kejadian kedua ular menyusup ke pesawat Qantas tahun ini.
Pada Januari silam, ular piton sepanjang 3 meter masuk ke sayap pesawat Qantas dari Cairns ke Papua Nugini. Ular itu terjepit dan tergantung-gantung di pesawat. Tubuhnya terhantam-hantam ke sayap pesawat hingga berdarah dan akhirnya mati.
(sst/sst)











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA