Itulah yang dirasakan wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Yosemite dan Grand Canyon. Badan pengelola taman nasional AS, National Park Service menutup 401 taman nasional, cagar alam dan hutan lindung di AS.
Turis yang sudah terlanjur menyewa hotel, cabin atau bahkan kemping di taman nasional diberikan ultimatum 48 jam untuk meninggalkan lokasi. Bayangkan saja perasaan wisatawan yang sudah jauh-jauh datang kemudian harus terusir dari tempat mereka liburan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang sangat terpukul tentu saja wisatawan. Taman Nasional Yosemite punya ikon landmark yaitu formasi batuan El Capitan dan Half Dome. Kini wisatawan tidak bisa pergi ke sana.
"Kami datang jauh-jauh dari Inggris ingin mendaki ke puncak El Capitan, tapi sekarang kami tidak bisa. Ini sangat mengecewakan. Pendakian ini pengalaman seumur hidup, persiapannya lama dan butuh waktu," kata Tim Larrad (52) turis asal Worcester, Inggris, yang sangat sedih dengan keputusan ini.
Semua kegiatan wisata selama masa penutupan ini akan ditiadakan, termasuk berkuda dan penyewaan sepeda. Toko, tempat makan dan layanan transportasi untuk turis yang menginap berakhir para hari Kamis.
Semua reservasi diatur ulang atau dibatalkan dan diberi pengembalian uang. Menurut CNN, 715 ribu wisatawan mendatangi aneka taman nasional di AS setiap tahunnya.
(fay/aff)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong