Turis 'Diusir' dari Taman Nasional AS

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Turis 'Diusir' dari Taman Nasional AS

Fitraya Ramadhanny - detikTravel
Jumat, 04 Okt 2013 08:55 WIB
Turis Diusir dari Taman Nasional AS
Penutupan Taman Nasional Yosemite (AFP)
Yosemite - Masalah politik terkait penutupan kantor pemerintahan di AS terus berdampak panjang untuk wisatawan. Setelah objek wisata populer ditutup, kini turis yang berkunjung ke taman nasional juga terancam terusir dalam 48 jam.

Itulah yang dirasakan wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Yosemite dan Grand Canyon. Badan pengelola taman nasional AS, National Park Service menutup 401 taman nasional, cagar alam dan hutan lindung di AS.

Turis yang sudah terlanjur menyewa hotel, cabin atau bahkan kemping di taman nasional diberikan ultimatum 48 jam untuk meninggalkan lokasi. Bayangkan saja perasaan wisatawan yang sudah jauh-jauh datang kemudian harus terusir dari tempat mereka liburan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka yang sudah check in bisa melanjutkan liburan, tapi mereka diminta pergi paling lambat 3 Oktober pukul 15.00 (waktu setempat-red)," kata Lisa Cesaro dari DNC Parks & Resorts di Yosemite, dilansir dari The Sydney Morning Heralds, Kamis (3/10/2013).

Yang sangat terpukul tentu saja wisatawan. Taman Nasional Yosemite punya ikon landmark yaitu formasi batuan El Capitan dan Half Dome. Kini wisatawan tidak bisa pergi ke sana.

"Kami datang jauh-jauh dari Inggris ingin mendaki ke puncak El Capitan, tapi sekarang kami tidak bisa. Ini sangat mengecewakan. Pendakian ini pengalaman seumur hidup, persiapannya lama dan butuh waktu," kata Tim Larrad (52) turis asal Worcester, Inggris, yang sangat sedih dengan keputusan ini.

Semua kegiatan wisata selama masa penutupan ini akan ditiadakan, termasuk berkuda dan penyewaan sepeda. Toko, tempat makan dan layanan transportasi untuk turis yang menginap berakhir para hari Kamis.

Semua reservasi diatur ulang atau dibatalkan dan diberi pengembalian uang. Menurut CNN, 715 ribu wisatawan mendatangi aneka taman nasional di AS setiap tahunnya.

(fay/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads