Pramugari bakal membuat Anda betah selama perjalanan, dengan selalu menebar senyum, bersikap ramah, dan cekatan demi pelayanan yang maksimal. Sebelum itu, rupanya para pramugari ditempa latihan yang tidak ringan, seperti pramugari maskapai Garuda indonesia.
"Kriteria pramugari Garuda Indonesia itu tingginya 158 cm, tidak berkacamata, usia minimum 18 tahun, dan harus bisa berbahasa Inggris," ujar Instructor Safety, Emergency, and Procedur Garuda Indonesia Training Center, Ridwan kepada detikTravel dalam kunjungan Top 100 Travel Agent Field Trip bersama Garuda Indonesia di Gedung F Garuda Indonesia Training Center, Jl Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (31/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam simulasi evakuasi pendaratan di air, para calon pramugari Garuda Indonesia harus memakai live jacket atau pelampung dengan cepat dan kemudian masuk ke dalam replika pesawat yang dibuat seperti sungguhan.
Lalu, byurr! Mereka menyeburkan diri ke dalam kolam yang dingin setelah ada aba-aba. Di kolam, sudah ada perahu karet yang berbentuk bulat besar dan berwarna kuning.
"Selalu prioritaskan semua penumpang sudah ada di atas perahu, baru setelah itu kita (pramugari-red) yang naik belakangan," tegas Ridwan.
Suasananya pun dibuat seperti sedang terjadi badai, dengan efek suara kilat dan ombak, efek cahaya, dan cipratan air dari atas seperti sedang hujan. Meski begitu, para calon pramugari tersebut terlihat dengan sigap dan cekatan. Para rombongan yang melihatnya saja dibuat deg-degan!
"Latihan pramugari ada banyak sekali, seperti soal keamanan penerbangan, ilmu kesehatan, ilmu penerbangan, aneka evakuasi, cabin practice, human factor, dan lain-lain. Satu hari, mereka berlatih selama 8 jam dan total materi yang diajarkan ada sekitar 20 materi," ungkap Ridwan.
Pelatihan calon pramugari Garuda Indonesia berlangsung sekitar 3 bulan. Ridwan menambahkan, 3 bulan masa pelatihan itu disebut ground training. Lalu setelahnya ada flight training yang diadakan Garuda Indonesia bersama Kementerian Perhubungan. Setelah itu, pramugari bakal kembali melakukan pelatihan agar dirasa telah siap. Total waktunya, bisa mencapai satu tahun lebih.
"Kalau mau jadi pramugari Garuda Indonesia, tinggal lihat saja Garuda Indonesia Career di situs Garuda Indonesia Training Center. Kami butuh sekitar 6.000 awak kabin hingga 2016 mendatang," ujar Ridwan.
Ingat, tak mudah untuk menjadi pramugari Garuda Indonesia. Latihan keras berupa fisik hingga penguasaan bahasa asing seolah menjadi harga mati. Meski begitu, keramahtamahan dan soal kecantikan juga tak lepas dari ciri khas pramugari Garuda Indonesia.
"Selama ini awak kabin hanya dilihat sebagai service provider, namun orang akan melihat pramugari yang sebenarnya saat terjadi accident," kata Ridwan.
Sebelum saya pulang, para calon pramugari pun masih memberikan waktu untuk berfoto. Dengan pelampung yang masih menempel di badan dan rambut yang basah kuyup, mereka masih bisa tersenyum tanpa menunjukan wajah kelelahan. Aih, manis sekali!
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong