Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Peribahasa ini tampaknya harus dipahami betul oleh dua pria yang ditangkap oleh polisi syariah di Riyadh, Arab Saudi gara-gara memberi pelukan gratis. Termasuk untuk turis yang lewat.
Dilansir dari News Australia, Senin (25/11/2013) penangkapan dua pria tersebut berlangsung di Tahlia Street, Riyadh. Polisi syariah meringkus mereka karena keduanya membawa spanduk yang bertuliskan 'Free Hug' dan memeluk siapa saja yang lewat. Bahkan, salah satunya yang bernama Abdulrahman al-Khayyal memposting aksinya dalam Youtube.
Usut punya usut, sebenarnya Free Hug merupakan sebuah kampanye yang biasa diadakan di kota-kota besar di dunia. Ini bertujuan untuk membuat siapa saja yang dipeluk menjadi lebih tenang dan lebih bersemangat dalam menjalani hidup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ingat, tak di semua negara di dunia dapat membebaskan kegiatan Free Hug tersebut. Di negara-negara yang mayoritas penduduknya muslim, hal itu dianggap tidak etis dan justru meresahkan.
Dua pria yang diringkus polisi syariah di Riyadh pun harus menandatangani perjanjian agar tidak mengulangi perbuatannya lagi dan dianggap melanggar hukum syariah. Aksi mereka tentu saja tidak berlangsung lama dalam memberi pelukan gratis kepada setiap orang.
Peristiwa ini pun dapat jadi pelajaran bagi traveler. Ingatlah, tiap-tiap negara punya peraturan, norma, dan adat yang berbeda-beda. Pelajari dulu hal-hal tersebut sebelum pergi ke negara tujuan Anda. Salah sedikit, bisa berabe risikonya!
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica