Dikutip dari CN Traveler, Senin (6/1/2014), Aysen di Chile adalah kawasan Pegununan Patagonia yang diberkahi dengan banyak danau glasial atau danau beku. Salah satu danau besar yang menarik wisatawan adalah Danau Cachet II dengan luas 2 mil persegi.
Pada suatu pagi pada 31 Maret 2012 silam, warga dan wisatawan dibuat terkejut. Danaunya hilang! Matahari terbit tinggal menyinari lembah kering berpasir dengan beberapa kubangan dan bongkahan es. Air sedalam 30 meter hilang begitu saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga setempat kini sudah memiliki semacam sistem tanggap bencana. Ada alarm saat 8 jam sebelum Danau Cachet II mencair, mereka mengungsi ketempat tinggi membawa hewan ternak agar selamat dari banjir gletser dan tsunami danau.
Kejadian yang menimpa Danau Cachet II menimbulkan keprihatinan PBB, karena merupakan tempat di dunia yang paling cepat kehilangan gletsernya akibat berubahnya iklim. Jangan-jangan, ini adalah kesempatan terakhir wisatawan untuk mencoba berenang di Danau Cachet II, karena di masa depan yang tersisa tinggal kubangan atau tanah kering saja.
(sst/sst)











































Komentar Terbanyak
Setelah Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Acara Lari, Entourage Bali Minta Maaf
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Media Asing Ikut Soroti Polemik Entourage Bali yang Diduga Diskriminasi WNI