Bandara LCCT adalah tempatnya maskapai bujet mendarat di Kuala Lumpur, Malaysia. Bandara langganan bujet traveler ini akan ditutup pada 9 Mei 2014, lantaran bandara KLIA 2 akan beroperasi pada 2 Mei 2014.
Nah, rencana pemindahan maskapai dan para penumpangnya ini menuai kritikan yang dihimpun detikTravel berbagai media di Malaysia. KLIA sejak awal proyeknya molor setahun dari jadwal, dan pemerintah mendapat sorotan karena dinilai lamban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirjen Department of Civil Aviation (DCA) Datuk Azharuddin Abdul Rahman kepada kantor berita Bernama mempertanyakan keaslian foto keretakan di apron itu. Sedangkan untuk landasan pihaknya memastikan aspalnya mulus.
Publik Malaysia juga ramai dengan Twitwar antara pemilik maskapai AirAsia Tony Fernandes dengan Menteri Transportasi Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Hussein. Tony mengeluhkan pajak bandara dan mengkritik ongkos pembangunan bandara KLIA 2 yang membengkak.
Sementara Hishammuddin Hussein membela KLIA 2. Dia mengatakan pemerintah Malaysia fokus menuntaskan KLIA 2 dari pada meladeni tudingan berbagai pihak.
Polemik di Negeri Jiran soal penutupan Bandara LCCT dan pembukaan Bandara KLIA 2 sepertinya akan terus berlanjut sampai KLIA 2 dibuka pada 2 Mei 2014 dan LCCT benar-benar ditutup pada 9 Mei 2014. Semoga saja hak para traveler untuk bisa bepergian dengan nyaman di Malaysia tidak terganggu karena ribut-ribut ini.
(fay/sst)












































Komentar Terbanyak
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bule Swiss Ejek Nyepi di Bali, PHDI Buka Suara
Duh, Bule Hina Perayaan Nyepi di Bali Melalui Media Sosial