Germanwings & 7 Kecelakaan Pesawat di Eropa (2)

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tragedi Germanwings

Germanwings & 7 Kecelakaan Pesawat di Eropa (2)

- detikTravel
Rabu, 25 Mar 2015 16:30 WIB
Germanwings & 7 Kecelakaan Pesawat di Eropa (2)
(AFP)
Barcelonnette - 24 Maret 2015 kemarin, dunia penerbangan Eropa dikejutkan dengan jatuhnya Pesawat Germanwings 9525 di pegunungan Southern French Alps. Sejak tahun 2000, terdapat setidaknya 7 kecelakaan pesawat di Eropa.

Kecelakaan pesawat yang terjadi disebabkan oleh berbagai faktor, seperti tergelincir saat lepas landas, hingga menabrak dan ditembak rudal. Jumlah korbannya pun bervariasi dari yang cedera ringan hingga meninggal dunia.

Dikumpulkan oleh detikTravel dari berbagai sumber, Rabu (25/3/2015) berikut ini adalah 8 kecelakaan pesawat di Eropa sejak tahun 2000 hingga sekarang bagian kedua:

5. Spanair JK5022, 20 Agustus 2008

(eurocockpit.be)
Walaupun sudah tidak beroperasi lagi sejak bangkrut pada 27 Januari 2012, namun maskapai domestik Spanyol yang merupakan bagian dari SAS Group, Spanair, pernah mengalami kecelakaan pada 20 Agustus 2008 lalu.

Pesawat jenis McDonnell Douglas MD-82 dengan nomor penerbangan JK5022, dijadwalkan terbang dari Bandara Barajas di Madrid, menuju Bandara Gran Canaria di Spanyol. Naas, pilot yang kurang profesional membuat pesawat gagal lepas landas terguling di sisi kanan landasan.

Bagian sayap pesawat pun patah dari badan pesawat, sementara badannya patah menjadi dua bagian besar. Tidak berapa lama api pun segera menyebar dan membakar pesawat Spanair beserta penumpangnya yang malang.

Dari total 172 orang di pesawat, 146 orang termasuk kru pesawat tewas dilalap api. Adapun 26 penumpang berhasil diselamatkan hidup-hidup. Namun enam orang meninggal dalam perjalanan ke bandara, dan dua meninggal di rumah sakit. Korban jiwa mencapai 154 orang secara keseluruhan.

Kecelakaan fatal tersebut semakin memperburuk citra Spanair yang sebelumnya terkenal suka delay dan bermasalah, hingga akhirnya bangkrut.

6. Atlasjet KK4203, 30 November 2007

(Youtube)
Berikutnya adalah maskapai Atlasjet dengan nomor penerbangan KK4203 yang dijadwalkan terbang dari Bandara Ataturk di Istanbul, menuju Bandara Isparta Suleyman Demirel di Isparta, Turki.

Kecerobohan pilot yang terlalu percaya dengan sistem navigasi mesin, dipercaya sebagai alasan pesawat berjenis McDonnell Douglas MD-83 tersebut jatuh di luar Kota Keciborlu yang berjarak 18 Km dari Isparta.

Investigasi menyatakan bahwa tidak ada kesalahan teknis. Kemungkinan besar sang pilot keluar dari jalur dan malah jatuh. kecelakaan tersebut menewaskan keseluruhan 50 penumpang dan tujuh kru pesawat.

7. Malaysia Airlines MH17, 17 Juli 2014

(Youtube)
Pada 17 Juli 2014 lalu, Indonesia dan banyak negara berduka dengan ditembaknya pesawat Malaysia Airlines dengan kode penerbangan MH17. Pesawat yang dijadwalkan terbang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu, membawa serta 12 WNI di dalamnya.

Kecelakaan naas tersebut terjadi karena pesawat dengan jenis Boeing 777 itu meledak di udara dan jatuh di Donetsk Oblast, Ukraina. Ledakan dan jatuhnya MH17 terjadi akibat tembakan rudal dari kelompok separatis Ukraina. Kebetulan daerah yang dilintasi oleh MH 17 adalah daerah knoflik.

Sejumlah 283 penumpang dan 15 kru pesawat pun tewas di kecelakaan naas tersebut. Menyisakan duka mendalam setelah hilangnya pesawat MH37O sebelumnya yang masih menyisakan misteri.

8. Germanwings 9525, 24 Maret 2015

(AFP)
Kejadian kecelakaan pesawat terakhir di Eropa menimpa maskapai Germanwings dengan nomor penerbangan 9525 beberapa hari lalu, 24 Maret 2015. Pesawat jet Airbus A320-200 tersebut dijadwalkan terbang dari Barcelona Spanyol, menuju Duesseldorf di Jerman.

Pesawat tersebut jatuh di Digne, di jejeran pegunungan Southern French Alps. Berdasarkan data penerbangan, diketahui pesawat menukik turun 4.000 meter dalam waktu 6 menit sebelum jatuh. Penyebab detilnya pun masih dalam penyelidikan.

Perdana Menteri Prancis, Manuel Valls memastikan tidak ada penumpang selamat. Sementara Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve, memastikan black box alias kotak hitam pesawat Germanwings yang jatuh di daerah Pegunungan Alpen telah ditemukan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Halaman 2 dari 5
Walaupun sudah tidak beroperasi lagi sejak bangkrut pada 27 Januari 2012, namun maskapai domestik Spanyol yang merupakan bagian dari SAS Group, Spanair, pernah mengalami kecelakaan pada 20 Agustus 2008 lalu.

Pesawat jenis McDonnell Douglas MD-82 dengan nomor penerbangan JK5022, dijadwalkan terbang dari Bandara Barajas di Madrid, menuju Bandara Gran Canaria di Spanyol. Naas, pilot yang kurang profesional membuat pesawat gagal lepas landas terguling di sisi kanan landasan.

Bagian sayap pesawat pun patah dari badan pesawat, sementara badannya patah menjadi dua bagian besar. Tidak berapa lama api pun segera menyebar dan membakar pesawat Spanair beserta penumpangnya yang malang.

Dari total 172 orang di pesawat, 146 orang termasuk kru pesawat tewas dilalap api. Adapun 26 penumpang berhasil diselamatkan hidup-hidup. Namun enam orang meninggal dalam perjalanan ke bandara, dan dua meninggal di rumah sakit. Korban jiwa mencapai 154 orang secara keseluruhan.

Kecelakaan fatal tersebut semakin memperburuk citra Spanair yang sebelumnya terkenal suka delay dan bermasalah, hingga akhirnya bangkrut.

Berikutnya adalah maskapai Atlasjet dengan nomor penerbangan KK4203 yang dijadwalkan terbang dari Bandara Ataturk di Istanbul, menuju Bandara Isparta Suleyman Demirel di Isparta, Turki.

Kecerobohan pilot yang terlalu percaya dengan sistem navigasi mesin, dipercaya sebagai alasan pesawat berjenis McDonnell Douglas MD-83 tersebut jatuh di luar Kota Keciborlu yang berjarak 18 Km dari Isparta.

Investigasi menyatakan bahwa tidak ada kesalahan teknis. Kemungkinan besar sang pilot keluar dari jalur dan malah jatuh. kecelakaan tersebut menewaskan keseluruhan 50 penumpang dan tujuh kru pesawat.

Pada 17 Juli 2014 lalu, Indonesia dan banyak negara berduka dengan ditembaknya pesawat Malaysia Airlines dengan kode penerbangan MH17. Pesawat yang dijadwalkan terbang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu, membawa serta 12 WNI di dalamnya.

Kecelakaan naas tersebut terjadi karena pesawat dengan jenis Boeing 777 itu meledak di udara dan jatuh di Donetsk Oblast, Ukraina. Ledakan dan jatuhnya MH17 terjadi akibat tembakan rudal dari kelompok separatis Ukraina. Kebetulan daerah yang dilintasi oleh MH 17 adalah daerah knoflik.

Sejumlah 283 penumpang dan 15 kru pesawat pun tewas di kecelakaan naas tersebut. Menyisakan duka mendalam setelah hilangnya pesawat MH37O sebelumnya yang masih menyisakan misteri.

Kejadian kecelakaan pesawat terakhir di Eropa menimpa maskapai Germanwings dengan nomor penerbangan 9525 beberapa hari lalu, 24 Maret 2015. Pesawat jet Airbus A320-200 tersebut dijadwalkan terbang dari Barcelona Spanyol, menuju Duesseldorf di Jerman.

Pesawat tersebut jatuh di Digne, di jejeran pegunungan Southern French Alps. Berdasarkan data penerbangan, diketahui pesawat menukik turun 4.000 meter dalam waktu 6 menit sebelum jatuh. Penyebab detilnya pun masih dalam penyelidikan.

Perdana Menteri Prancis, Manuel Valls memastikan tidak ada penumpang selamat. Sementara Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve, memastikan black box alias kotak hitam pesawat Germanwings yang jatuh di daerah Pegunungan Alpen telah ditemukan untuk penyelidikan lebih lanjut.

(rdy/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads