Pendakian ke Puncak Carstensz yang Seharga Umroh

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ekspedisi Jurnalis ke Carstensz 2015

Pendakian ke Puncak Carstensz yang Seharga Umroh

Afif Farhan - detikTravel
Jumat, 04 Sep 2015 16:27 WIB
Pendakian ke Puncak Carstensz yang Seharga Umroh
Perjalanan melintasi jurang menuju Puncak Carstensz (Afif/detikTravel)
Timika - Tak sembarang orang bisa mendaki Puncak Carstensz. Butuh persiapan mental, fisik dan keahlian panjat tebing untuk bisa berdiri di puncak tertinggi Indonesia tersebut. Satu lagi, biaya ke sana pun cukup mahal.

"Kira-kira Rp 40-50 jutalah kalau lewat jalur Sugapa-Ugimba-Tambua ini. Seharga umroh ya," ujar ketua tim Pemandu Ekspedisi Jurnalis ke Carstensz 2015, Hendricus Mutter kepada detikTravel saat berada di Ugimba, pekan lalu.

Hendricus yang juga menjadi pemandu dari Adventure Carstensz, harga tersebut pun berlaku paling minimal keberangkatan 8 orang. Jalur Sugapa-Ugimba-Tambua sendiri, dinilai jalur yang paling berat namun ideal dan menjadi jalur dari Ekspedisi Jurnalis ke Carstensz 2015.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendengar harga yang selangit, pasti membuat para pendaki berpikir ratusan kali untuk mendaki Puncak Carstensz. Tapi seperti yang Hendricus utarakan, Puncak Carstensz sudah masuk wisata minat khusus. Sehingga, hanya mereka yang benar-benar serius mau mendaki ke sana.

Kembali ke soal harga, soal logistik dan porter menjadi biaya terbesar. Tahukah Anda, harga porter yang siap mengangkat barang pendaki dan porternya sendiri merupakan masyarakat asli Desa Ugimba, disebut-sebut termahal se-Indonesia!

"Paling mahal itu karena biaya sewa porter. Harganya sekitar Rp 7 juta untuk satu trip dari Desa Ugimba ke Basecamp Danau-danau. Kalau dari Desa Sugapa ke Desa Ugimba, sekitar Rp 1,5 juta," papar Hendricus.

Perjalanan dari Desa Sugapa ke Ugimba bisa memakan waktu 12 jam atau seharian. Lalu dari Desa Ugimba sampai ke Basecamp Danau-danau, waktunya bisa mencapai 6 hari. Tentu, logistik yang dibutuhkan juga tidaklah sedikit.

"Masih ada harga yang lebih mahal dari ini, seperti naik dari Ilaga," kata Hendricus menyebut jalur pendakian lainnya.

Semua kembali kepada Anda, para pendaki. Jika mau berdiri di Puncak Carstensz, biayanya memang sangatlah menguras kantong. Namun di balik itu, ada pengalaman tiada dua yang tidak ternilai harganya. Pengalaman berdiri di 'atap' Indonesia setinggi 4.884 mdpl, satu dari tujuh puncak tertinggi di dunia.

(aff/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads