"Wisatawan mancanegara (wisman), naik 10 persen dari tahun 2013 dibanding 2014," ujar Kadis Pariwisata Sumatera Barat, Burhasman kepada awak media setelah acara Grand Launching Tour de Singkarak 2015 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Minggu (20/9/2015) malam.
Perkataan Burhasman, menjawab pertanyaan awak media ketika ditanya soal dampak dari penyelenggaraan Tour de Singkarak. Ini adalah ajang sport tourism yang tahun ini masuk kali ke tujuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angka tepatnya adalah, wisman yang datang ke Sumatera Barat di tahun 2014 sebanyak 56.111 orang. Jumlah yang meningkat dibanding tahun 2013 yang sebanyak 48.710 orang.
Bahkan, Burhasman memberikan contoh lain. Uang pendapatan tiket masuk ke berbagai objek wisata di Painan yang sebanyak Rp 40 juta di tahun 2013, meningkat jadi Rp 5 miliar. Kunjungan wisman dan wisatawan lokal ke Sumatera Barat begitu terasa dengan adanya Tour de Singkarak.
"Untuk masyarakat sendiri, jalanan yang jadi etape akan diperbaiki dan diperhalus. Setelah balap sepedanya selesa, itu bisa dinikmati langsung," tutupnya.
Tour de Singkarak 2015 akan digelar 3-11 Oktober 2015. Rutenya melewati seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat kecuali Mentawai. Pesertanya diikuti 24 tim dari 36 negara dan total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 2,4 miliar.
Kabut asap menjadi ancaman yang cukup serius. Namun, pihak panitia terus memantau kondisi cuaca dan sudah menyiapkan rute-rute alternatif.
(aff/fay)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong