Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 01 Okt 2015 12:10 WIB

TRAVEL NEWS

Aneka Kisah Apes Dicopet Saat Liburan

Ilustrasi (Thinkstock)
Kuta -

Liburan tidak selamanya berujung bahagia, bisa juga jadi merana karena kasus kecopetan saat berada di tempat wisata. Beberapa traveler berikut mengalami kejadian apes itu.

Kisah pertama datang dari Hendra, traveler berusia 25 tahun yang sudah liburan ke beberapa tempat di Indonesia. Dia mengaku pernah kecopetan saat sedang liburan, waktu itu dia sedang berada di Bali. Hendra pun terpaksa merelakan dompetnya berpindah tangan.

"Kejadiannya waktu itu di Pantai Kuta, saya baru sadar ketika sudah sampai hotel. Dompet saya hilang. Untung saya masih ada cadangan uang," cerita Hendra kepada detikTravel, Kamis (1/10/2015).

Hendra tidak mengingat saat-saat terakhir dompetnya hilang. Saat itu memang kondisi pantai Kuta sedang ramai, dan kejadiannya sudah berlangsung beberapa tahun silam. Namun sejak saat itu, Hendra sangat berhati-hati dalam menaruh dompetnya dan tidak pernah kehilangan lagi.

Lain Hendra, lain pula yang dialami Anik. Perempuan 22 tahun asal Jakarta ini punya pengalaman kecopetan juga, namun lokasinya bukan di Bali, melainkan di Yogyakarta. Dompet Anik hilang ketika sedang berjalan-jalan di sepanjang Malioboro.

"Nggak berasa, lagi jalan-jalan tiba-tiba hilang dompetnya. Saat itu lagi ramai sih, kayak ada yang mepet-mepet juga di belakang. Duitnya yang hilang nggak seberapa, tapi kartu-kartunya itu lho yang malas ngurusnya. KTP, ATM, SIM, Kartu Mahasiswa hilang semua," ujar Anik yang masih berkuliah di salah satu perguruan tinggi di Jakarta.

Anik pun membagikan tips untuk menghindari tindak kejahatan kecopetan saat sedang berada di tempat wisata. Solusi paling aman menurut dia adalah tidak mengenakan perhiasan berlebihan, jangan berjalan sendirian, serta meletakkan dompet di tempat yang aman seperti kantong depan atau di dalam tas.

"Kapok deh pokoknya. Jadi pelajaran buat aku untuk lebih hati-hati lagi. Mungkin aku juga kurang sedekah," ujar Anik sambil tersenyum.

Barangkali kisah Hendra dan Anik juga pernah dialami oleh traveler. Kisah Hendra dan Anik bisa dijadikan pelajaran bagi traveler untuk selalu berhati-hati dimanapun Anda berada. Meskipun sedang bersenang-senang liburan, tetap harus waspada dan jangan lengah.

Ingat, kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya tetapi juga karena ada kesempatan. Waspada ya, traveler!

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA