Kata Wisatawan yang Liburan ke Bromo di Libur Natal Ini
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kata Wisatawan yang Liburan ke Bromo di Libur Natal Ini

M Rofiq - detikTravel
Jumat, 25 Des 2015 10:25 WIB
Kata Wisatawan yang Liburan ke Bromo di Libur Natal Ini
Bromo yang tertutut asap hitam (Nur Lailiyah/detikTravel)
Probolinggo -

Ada yang berbeda di hari libur Natal ini bagi wisatawan yang ke Bromo. Mereka bisa melihat semburan asap kelabu pekat, yang keluar dari kawah gunungnya. Pemandangan yang dinilai indah dan tak biasa, tapi juga berbahaya.

Dari tahun ke tahun, kawasan Gunung Bromo di Probolinggo merupakan destinasi favorit untuk berlibur. Tapi, beberapa bulan ke belakang jumlah pengunjung mengalami penurunan drastis akibat erupsi dan semburan asap kelabu pekat sangat tebal keluar dari kawahnya.


Dusun Cemoro Lawang, Ngadisari dan spot Penanjakan II merupakan kawasan yang masih aman (M Rofiq/detikTravel)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikTravel, Jumat (25/12/2015) hal tersebut ternyata tidak mempengaruhi niat wisatawan untuk liburan ke Bromo. Walau panoramanya tidak secantik biasanya, pemandangan asap yang pekat jadi daya tarik tersendiri.

"Begitu penasaran saat melihat dari media tentang Bromo erupsi, jadi saya suka melihat kepulan asap Bromo dari dekat ini dan menjadi back groud untuk berselfi," ujar Miftah, wisatawan asal Medan.

Miftah menambahkan, dirinya pun tak segan untuk merogoh kocek dalam-dalam untuk liburan ke Bromo. Alasannya, demi bisa melihat Bromo yang erupsi yang menjadi siklus tahunan. Pemandangan yang dianggapnya justru cantik.


Aparat kepolisan yang berjaga untuk mengingatkan wisatawan (Nur Lailiyah/detikTravel)

Sama halnya dengan Luis, turis asal portugal. Dia bilang, jarang sekali melihat gunung dalam kondisi erupsi. Apalagi Gunung Bromo, asapnya yang membumbungg tinggi dinilainya sangat 'amazing!'.

"Bromo lebih indah saat erupsi, begitu menawan, saya suka. Beruntung sekali saya datang ketika sedang seperti ini," ujarnya.

Dari data Seismograph, status Gunung Bromo adalah siaga. Aparat kepolisian dibantu masyarakat setempat, berjaga-jaga di sekitar kawasan Bromo agar wisatawan tidak terlalu dekat. Jarak yang aman untuk melihat Bromo dan harus dipatuhi, yakni radius 2,5 sampai 3 km dari Kawah Bromo.

Para wisatawan pun tidak diperbolehkan menedekati Lautan Pasir hingga kawah. Sebab, lontaran material vulkanik bisa terjadi sewaktu-waktu. Bagi Anda yang mau ke Bromo saat libur Natal kali ini, dihimbau juga untuk menggenakan masker.


Wisatawan yang memadati kawasan di sekitar Bromo (Nur Lailiyah/detikTravel)

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads