Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 15 Jan 2016 07:50 WIB

TRAVEL NEWS

10 Destinasi Indonesia yang Bakal Unjuk Gigi 2016

Afif Farhan
Redaksi Travel
Pulau Dodola di Morotai (Moksa/detikTravel)
Pulau Dodola di Morotai (Moksa/detikTravel)
Jakarta - Tahun 2016, saatnya lebih banyak menjelajah negeri sendiri. Ada 10 destinasi di Indonesia yang diprediksi akan menjadi perhatian di tahun ini.

Kementerian Pariwisata menyiapkan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas untuk 2016. Artinya destinasi-destinasi itu bakal lebih dikelola, dikembangkan dengan lebih baik dan siap unjuk gigi. Dari Danau Toba sampai Pulau Morotai, apa saja?

Dalam catatan detikTravel, Jumat (15/1/2016) 10 Destinasi Pariwisata Prioritas tersebut merupakan destinasi-destinasi yang punya potensi wisata yang besar. Tinggal dipoles lagi akses dan fasilitasnya untuk memudahkan wisatawan.

10 Destinasi Pariwisata Prioritas pun dipilih langsung oleh Presiden Joko Widodo. Nantinya, destinasi-destinasinya akan dibawah tanggung jawab Badan Otoritas Pariwisata yang merupakan gabungan dari pemerintah pusat, pemda dan masyarakat setempat. Tidak ada lagi dua atau tiga pihak yang mengelola destinasinya.

Berikut, 10 Destinasi Pariwisata Prioritas di Indonesia untuk 2016:


(Afif/detikTravel)

1. Danau Toba, Sumatera Utara

Dimulai dari bagian barat, Danau Toba mewakili Sumatera Utara dalam daftar Destinasi Pariwisata Prioritas. Apalagi, belum lama ini digelar 'Rakor Tindak Lanjut Badan Otorita Pengelolaan Kawasan Pariwisata Danau Toba' di Toba Samosir. Yang mana, 5 menteri bertukar pikiran untuk mengembangkan Danau Toba.

Di kesempatan yang sama, dibentuk pula Badan Otorita Danau Toba. Sehingga bisa dibilang, Danau Toba menjadi yang pertama dalam hal Destinasi Pariwisata Prioritas.

Bicara soal keindahan alam, Danau Toba memang sungguh indah. Danau vulkanik ini memiliki ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer. Cobalah berlayar naik kapal, begitu di tengahnya, rasa-rasanya seperti berada di lautan saja karena tidak terlihat ujungnya. Tepat di Bukit Sitelu atau Menara Tele, wisatawan bisa melihat sunrise yang cantik!

Untuk sejarah, di daerah Prapat yang ada di tepian Danau Toba terdapat rumah pengasingan Bung Karno. Danau Toba pun memiliki satu pulau besar, yang bernama Pulau Samosir. Di sinilah atraksi wisata berupa tarian Si Gale-gale yang terkenal dapat ditonton.

Atraksi wisata lainnya, yakni di pinggiran Danau Toba terjaja aneka permainan water sport seperti speed boat dan banana boat. Bertebar pula penginapan di pinggiran danaunya, yang jika kamar hotel langsung menghadap ke Danau Toba, wah rasanya nggak mau pulang!


(Darwance/dTraveler)

2. Tanjung Kelayang, Belitung

Bergeser dari Danau Toba, 10 Destinasi Pariwisata Prioritas lainnya di Pulau Sumatera adalah Tanjung Kelayang di Belitung. Ini adlaah nama kawasan pantai di sebelah utara Pulau Belitung. Jarak dari pusat Kota Tanjungpandan, cuma 30 menit.

Sejauh mata memandang di Tanjung Kelayang, yang terlihat hanyalah birunya air laut dan hamparan pasir yang putih. Kontur pantainya yang landai, makin membuat wisatawan nyaman untuk bersantai. Apalagi, duduk-duduk, bermain air dan memandangi sunset yang cantik di sore harinya.

Tidak hanya itu, Tanjung Kelayang juga memiliki banyak bebatuan granit di sebelah timurnya. Ukurannya raksasa, besar-besar. Wisatawan paling suka berfoto-foto di sekitar bebatuan granitnya karena jarang sekali ada pantai yang punya bebatuan granit besar seperti ini.

Di lepas pantainya, terdapat formasi bebatuan granit yang unik. Namanya Batu Garuda, yang menempati sebuah pulau pasir mungil tak jauh dari lepas pantai. Dinamakan seperti itu, sebab bentuknya seperti kepala garuda. Penasaran?


(Putri/detikTravel)

3. Kepulauan Seribu, Jakarta

Jakarta ternyata memiliki satu dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas. Bukan di kotanya, melainkan di Kabupaten Kepulauan Seribu. Inilah kepulauan yang eksotis di pinggir kota metropolitan dan super padat, Jakarta.
 
Sesuai namanya, ada banyak pulau di Kepulauan Seribu. Sebut saja, Pulau Perak, Pulau Bintang, Pulau Bira, Pulau Bulat, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Bidadari, Pulau Onrust, Pulau Macan, Pulau Pelangi, Pulau Semak Daun dan masih banyak lagi.

Cukup mudah untuk bisa mencapai Kepulauan Seribu. Jika dari Jakarta, wisatawan bisa naik kapal misalnya dari Pelabuhan Kali Adem menuju ke pulau yang diinginkan. Beberapa rute kapalnya antara lain ke Pulau Harapan, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, Pulau Pari dan Pulau Tidung.

Harga tiket naik kapal dari Pelabuhan Kali Adem sekitar Rp 40 ribu per orang. Tapi jika ingin ke Kepulauan Seribu naik speedboat, bisa berangkat dari marina Ancol. Walau harganya jauh lebih mahal.

Ada banyak kegiatan yang bisa wisatawan lakukan di Kepulauan Seribu, seperti Island Hopping (mengunjungi berbagai pulau dalam satu hari), snorkeling, diving, water sport hingga berburu sunrise dan sunset. Sudah banyak aneka operator tur yang menawarkan liburan ke sana.

Kepulauan Seribu juga memiliki fasilitas yang terbilang cukup lengkap. Berbagai penginapan dari homestay sampai resor berbintang ada di sana. Nggak rugi deh liburan ke Kepulauan Seribu!


(Afif/detikTravel)

4. Tanjung Lesung, Banten

Banten memiliki kawasan pantai cantik yang bernama Tanjung Lesung. Bahkan, Menpar Arief Yahya pernah berujar, kalau Tanjung Lesung akan menjadi Nusa Dua-nya Banten!

Tanjung Lesung kini sedang digarap oleh pemerintah sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) selama 3 tahun. Jalan tol Serang-Panimbang yang berjarak 80 km dengan investasi Rp 8 triliun telah dirancang.

PT Banten West Java Tourism Development di bawah naungan PT Jababeka dipercaya mengemban tugas untuk mengelola 1.500 hektar, kawasan Tanjung Lesung. Selain soal akses, pembangunan hotel dan penginapan lain juga sedang dikejar yang nantinya akan terdapat 12.000 kamar.

Belum selesai, rencananya juga akan dibuat Tanjung Lesung Flora Fauna Leisure Park, semacam kebun binatang yang berisi aneka hewan khas dari seluruh Pulau Jawa. Ada lagi Badui Village, yang menjadi tempat wisatawan mengenal Suku badui lebih dekat.

Meski dalam tahap pembangunan, Tanjung Lesung kini tetap bisa dinikmati. Silakan bermain water sport di sana, sampai mampir ke Taman nasional Ujung Kulon serta mendaki Anak Gunung Krakatau.


(Imam T Moerdani/dTraveler)

5. Borobudur, Jawa Tengah

Di Magelang, Jawa Tengah terdapat candi Buddha terbesar di dunia. Sudah tentu wisatawan pasti kenal, Candi Borobudur namanya. Candi yang luasnya 123 X 123 meter dengan tinggi lebih dari 30 meter.

Candi yang dibangun sejak abad ke-8 ini, sudah masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO di tahun 1991. Sungguh siapa saja wisatawan yang datang ke sana pasti dibuat takjub oleh relief dan stupa-stupanya.

Tercatat, Candi Borobudur dibangun oleh 2 juta batu vulkanik yang posisinya saling mengunci dengan 504 patung Buddha, 72 stupa terawang dan 1 stupa induk. Bahkan, Candi ini memiliki 2672 panel relief yang apabila disusun berjajar maka panjangnya mencapai 6 km.

Panorama Candi Borobudur pun sudah mendunia. Jejeran orang-orang ternama seperti Maria Sharapova, Richard Gere sampai bos Facebook, Mark Zuckerberg pernah bertamasya di sana. Ayo, jangan mau kalah!


(Megapraditasari/dTraveler)

6. Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur

Jawa Timur, diwakili oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dalam 10 Destinasi Pariwisata Prioritas. Diresmikan pada tahun 1992, inilah kawasan yang jadi incaran para traveler yang suka naik gunung dan bertualang.

Secara administratif, Bromo Tengger Semeru terletak di wilayah Kabupaten Pasuruhan, Malang, Lumajang, dan Kabupaten Probolinggo. Bromo merupakan nama gunung yang terkenal dengan panorama sunrisenya. Serta, suku Tengger yang mendiami kawasan di sekitarnya yang terkenal masih mempertahankan tradisi Hindu yang konon diwariskan dari zaman Kerajaan Majapahit.

Masih di Bromo, wisatawan dapat mampir ke lautan pasir, bukit hijau yang dikenal dengan nama Bukit Telettubies dan air terjun Madakaripura yang seperti tirai raksasa!

Sedangkan Semeru, merupakan nama gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl. Gunung ini juga masuk dalam daftar Seven Summit Indonesia, alias tujuh puncak tertinggi di Indonesia.

Gunung Semeru terkenal dengan Ranu Kumbolo, yang mendapat julukan danau di atas awan karena berada di ketinggian 2.400 mdpl. Tapi sayang, terhitung sejak 4 Januari kemarin, Gunung Semeru ditutup untuk pendakian demi pemulihan ekosistem. Belum ditentukan kapan akan dibuka kembali, yang ada baiknya wisatawan mengecek update-nya di situs resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.


(detikFoto)

7. Mandalika, NTB

Di NTB, tepatnya di Lombok terdapat Mandalika Resort. Suatu kawasan di bagian selatan Lombok seluas 1035 hekktar yang sudah sejak 24 tahun lalu disiapkan menjadi Kawasak Ekonomi Khusus (KEK).

Sempat beberapa kali berhenti, Presiden Jokowi akhirnya serius untuk menggarap Mandalika Resort kembali. Dana yang disiapkan dari pemerintah sebanyak Rp 2,1 triliun untuk membangun infrastruktur dasar. Lokasinya sendiri, hanya sekitar 20 menit dari Bandara Praya Lombok.

Nantinya, Mandalika Resort akan dilengkapi dengan deretan hotel, apartement, resor, lapangan golf, sampai pelabuhan kapal yacht. Soal keindahan alam, Mandalika punya pantai berpasir putih yang landai dan melengkung. Di depannya, perairan biru jernih!

Kita tunggu saja!


(Shafa/detikTravel)

8. Labuan Bajo, NTT

Labuan Bajo adalah sebuah pelabuhan kecil yang cantik di ujung paling barat pulau Flores dan merupakan pintu masuk ke Taman Nasional Komodo (TNK), NTT. Meski hanya desa kecil, Labuan Bajo menawarkan ragam aktivitas wisata yang membuatnya pantas masuk dalam daftar 10 Destinasi Pariwisata Prioritas.

Wisatawan bisa diving, snorkeling dan mengarungi lautnya yang biru. Perbukitan hijau menjadi latar belakang pemandangan yang eksotis. Belum lagi, pantai di sana berpasir putih seperti Pantai Pede.

Di lepas pantai Labuan Bajo, wisatawan masih bisa menyambangi pulau-pulau kecil di sana seperti di antaranya Pulau Bidadari, Pulau Kanawa, Pulau Serayu, dan Pulau Kukusan Kecil. Tentu saja, wajib mampir ke Pulau Komodo yang terdapat banyak komodo si naga purba, serta Pink Beach alias pantai yang pasirnya merah muda.

Labuan Bajo mulai naik pamor di mata wisatawan, baik dalam dan luar negeri. Tenang, operator tur di Jakarta atau Bali sudah banyak yang menjual paket liburan ke sana. Banyaknya pesawat dan boat dari Lombok yang berlayar ke sana, makin memudahkan perjalanan.


(Bahtiar/detikTravel)

9. Wakatobi, Sulawesi Tenggara

Wakatobi merupakan kabupaten yang menjadi taman nasional dan terletak di Sulawesi Tenggara. Nama Wakatobi adalah singkatan dari 4 nama, yaitu Wangi-wangi sebagai ibukota kabupaten, lalu ada Kalidupa, Tomia, dan Binongko.
Wakatobi disebut-sebut sebagai surga para penyelam di Sulawesi.

Wakatobi memiliki 112 jenis karang yang tersebar di 25 gugusan terumbu karang, 93 jenis ikan, dan beberapa jenis burung laut. Di sana juga terdapat 750 dari total 850 spesies koral yang ada di dunia!

Yang spesial, penyelam dapat melihat ikan paus sperma (Physeter macrocephalus), saat bulan November. Selain itu, ikan pari yang ukuran tubuhnya tergolong raksasa juga bermain di perairan Wakatobi.

Ada sekitar 29 titik menyelam di Wakatobi, salah satunya adalah Pulau Hoga di Kalidupa. Terumbu karang di sini berwarna-warni dan air lautnya sangat jernih. Tak ayal, Wakatobi akan membuat para penyelam jatuh hati.


(Gilang Adhipratama /d'Traveler)

10. Morotai, Maluku Utara

Mungkin, belum banyak traveler yang mengenal Morotai di Maluku Utara. Pulau Morotai dikelilingi oleh lautan yakni Samudera Pasifik, Laut Sulawesi, Laut Halmahera, dan Selat Morotai. Pulaunya berdekatan dengan Negara Palau dan Filipina.

Ada beberapa cara menuju ke Morotai, pertama naik pesawat dari Jakarta lalu turun di Manado. Dari sana ada kapal, menuju ke Morotai. Kedua, bisa terbang ke Ternate dan juga lanjut naik kapal KM Geovani selama 9 jam.

Memang cukup jauh ke Morotai ini, tapi percayalah rasa lelah akan terbayar impas. Selamat datang di pulau yang airnya biru jernih dan pasir pantainya halus sekali!

Di Pulau Dodola misalnya, yang terbagi menjadi dua yaitu Pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil dengan keindahan pasir putih nan halus dan lautan yang biru menawan. Jika sedang surut, kedua pulau ini terhubungkan oleh pasir putih. Wisatawan dapat berjalan di pasir putihnya, seolah jembatan raksasa yang menghubungkan kedua pulau ini.

Morotai memiliki 23 titik penyelaman, seperti Tanjung Wayabula, Dodola Point, Batu Layar Point, Tanjung Sabatai Point, hingga Saminyamau. Salah satu titik penyelaman yang terkenal adalah Wreck. Sesuai namanya, inilah tempat bangkai pesawat perang dan mobil jeep tenggelam yang ditumbuhi oleh terumbu karang berwarna-warni, serta dilalui oleh ikan-ikan laut yang cantik

Morotai, pada era Perang Dunia II, merupakan landasan perang tentara Sekutu (AS). Tak ayal, masih banyak peninggalan-peninggalannya di sana seperti gua Jenderal McArthur (jendral tentara Sekutu waktu itu), tempat bekas pendaratan pesawat dan jalur tank, sisa-sisa bangunan rumah persembunyian, hingga sisa selongsong bom asap dan tutup tanki bahan bakar kendaraan.

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Voodoo yang Dianggap Tabu

Kamis, 17 Agu 2017 09:15 WIB

Voodoo kerap kali dianggap ilmu hitam dan tabu untuk diperbincangkan. Tapi di Benin, Afrika Barat, Voodoo merupakan budaya, seni dan kepercayaan.