Hal ini disampaikan Arief dalam grand launching 'Seleksi Bersama Masuk Sekolah Tinggi, Akademi, Politeknik Pariwisata' di kampus Politeknik Pariwisata Makassar, Tanjung Bunga, Makassar, Jumat (19/2/2016).
Menurut Arief, dalam indeks kompetitif pariwisata dunia, Indonesia berada di rangking 50. Sementara, Malaysia berada di posisi 25 dan Thailand pada posisi 36.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan CEO Telkom ini menargetkan akan mengalahkan pariwisata Malaysia pada 2017 mendatang, dengan beberapa strategi. Misalnya, menjual pariwisata alam Indonesia yang jauh melampaui Malaysia, serta dengan nilai dollar yang sama wisatawan mancanegara bisa mengunjungi destinasi yang lebih banyak dari Malaysia.
Selain itu, lanjut Arief, ada beberapa kelemahan Indonesia dari Malaysia yang perlu dibenahi yaitu infrastruktur masih buruk, termasuk infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi. Kebersihan dan kesehatan lingkungan di Indonesia yang masuk kategori terburuk perlu penanganan serius dari pemda setempat.
"Kita akan kalahkan Malaysia secara seksama dan tempo sesingkatnya, tahun ini kita sudah mengalahkan pertumbuhannya, Malaysia turun 7,3 persen, sedangkan kita tumbuh 10,3 persen, dua tahun lagi kita akan kalahkan jumlah wisatawannya dan penerimaan devisanya," pungkas Arief optimistis.
(mna/fay)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong