Kontroversi Restoran Robot di China
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kontroversi Restoran Robot di China

Afif Farhan - detikTravel
Rabu, 20 Apr 2016 15:10 WIB
Kontroversi Restoran Robot di China
Restoran Robot di Harbin (AFP)
Beijing - Pelan-pelan banyak restoran di China memakai robot sebagai pelayan. Satu sisi bisa bikin turis penasaran, di lain sisi protes bermunculan.

Dilansir dari situs CNN Travel, Rabu (20/4/2016) mulai dari 2 tahun lalu, restoran-restoran di China menggunakan robot sebagai pelayan. Seolah ingin membuktikan kepada dunia, bahwa teknologi China tak kalah dari negera maju lainnya.

Robot Restaurant pertama kali muncul permukaan. Berlokasi di pusat Kota Harbin, Heilongjiang, China 18 robot dioperasikan di sana sebagai pelayan. Robot-robotnya bertugas mengantar makanan sampai ke meja makan dan ada pula yang bisa memasak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


(AFP)

Restoran robot lainnya menjamur, sebut saja yang ada di Kota Guiyang, Provinsi Guizhou. Sebenarnya menu yang ditawarkan tidaklah spesial, hanya saja para robotnya yang bikin orang dan turis penasaran untuk datang. Untuk mencoba pengalaman, dilayani oleh robot.

Tentu, itu jadi daya tarik yang jitu. Baik anak kecil hingga orang dewasa, berbondong-bondong datang ke restorannya untuk melihat dari dekat para robot beraksi. Tak sedikit pula, yang menyempatkan diri untuk selfie bareng robot-robotnya.


(AFP)

Pemasukan untuk restoran pun bertambah, karena makin banyak pengunjung yang datang. Namun nyatanya, kehadiran robot-robot itu tak hanya menjadi kabar gembira saja. Di lain sisi, protes bermunculan khususnya dari kalangan para pekerja restoran.

Para pekerja restoran berpendapat, butuh kocek banyak untuk membeli satu robot. Harganya sekitar USD 6.500 atau sekitar Rp 85 juta lebih. namanya restoran robot tidak hanya mengoperasikan satu robot saja, minimal paling sedikit 5. Tinggal dikalikan saja jadi berapa jumlahnya.

Kemudian, rata-rata umur dari robot-robot tersebut hanya 5 sampai 8 tahun. Setelah itu, butuh servis besar dengan biaya yang juga besar. Para robotnya pun harus dicas dulu 2 jam penuh, sebelum bisa bekerja selama 5 jam.


(AFP)

Kemampuan bergerak robot-robotnya juga masih terbatas Hanya bisa bergerak sesuai jalur yang sudah disediakan. Robot bergerak sesuai order yang sudah disetel, sehingga jika sewaktu-waktu ada pengunjung yang mau pesan makanan atau meminta sesuatu pada robot, maka sia-sia karena tidak digubris.

Kadang, robot-robot bisa membuat kesalahan seperti tumpah atau menaruh bumbu terlalu banyak. Hal ini pula yang disesalkan oleh para pekerja restoran dan takut membuat para tamu kecewa.

Sebenarnya, memang robot-robot di restoran China masih jauh dari kata sempurna. Polemik akan selalu ada, bagai dua sisi mata uang. Dilihat dari kacamata turis, setidaknya ini adalah suatu atraksi wisata yang masih baru dan menarik untuk dilihat. Entah bagaimana di masa depan nanti, saat semua restoran di dunia sudah memakai robot, pasti sudah tidak 'wah' lagi ya.


(AFP)

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads