Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 06 Agu 2016 17:15 WIB

TRAVEL NEWS

Destinasi Wisata di Sumbar Makin Dikenal Lewat Tour de Singkarak

Kurnia Yustiana
detikTravel
Foto: (Grandyos Zafna/detikTravel)
Jakarta - Selama Tour de Singkarak berlangsung, banyak objek wisata di Sumatera Barat yang dilewati peserta. Tempat-tempat tersebut pun kini makin dikenal masyarakat luas.

Sebelum gelaran tahun ini, Tour de Singkarak (TdS) telah digelar 7 kali. Jalur yang ditempuh peserta dalam wisata olahraga tersebut, selama ini banyak yang melewati berbagai objek wisata di Sumatera Barat.

Secara perlahan sejumlah objek wisata itu pun mulai lebih dikenal banyak orang. Hal ini pun diutarakan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, dalam rilis kepada detikTravel, Sabtu (6/8/2016).

"Setelah tujuh kali digelar TdS, ternyata sudah bermunculan destinasi wisata baru yang makin dikenal masyarakat lebih luas lagi. Tidak lagi Danau Singkarak semata," kata Irwan

Beberapa di antaranya adalah Pantai Carocok, Pantai Gandoriah, Pantai Padang, Lembah Harau, Kelok 9, Pantai Tiram, Istana Pagaruyuang, dan masih ada lagi yang lainnya. Di samping itu juga ada Masjid Raya Sumbar, Tugu Perdamaian dan Tugu IORA yang sudah dijadikan tempat berfoto bagi para wisatawan.

"Destinasi wisata ini makin dikenal masyarakat karena Start dan Finish setiap etape berada di destinasi wisata," imbuh Irwan.

Selain itu, dengan banyaknya media lokal hingga internasional yang meliput, menjadikan destinasi wisata tersebut makin dikenal dalam penyajian yang berbeda, yaitu event balap sepeda.

Event TdS juga turut membantu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Mereka bisa suvenir TdS, kuliner hingga menyediakan penginapan. Selama TdS berlangsung, hotel dan berbagai penginapan lain biasanya selalu penuh. Pertambahan jumlah kamar hotel dan homestay di Sumbar pun menunjukkan peningkatan.

"Tahun 2010 jumlahnya 263 unit, kemudian meningkat menjadi 388 unit pada 2015. Atau dari jumlah kamar, ada tambahan hampir 3.000 kamar baru," ujarnya.

Jalanan yang ada di Sumbar, lebih dari 1.000 km turut diperbaiki setiap tahun untuk jalur sepeda. Arus orang, barang dan jasa pun lancar, dan wisatawan nyaman selama melewati berbagai jalan di Sumbar.

Irwan mengutarakan bahwa komitmen dan konsistensi penyelenggaraan TdS di satu sisi memperlihatkan adanya iklim yang kondusif bagi pariwisata dan juga investasi. Karena dari situ bisa dilihat adanya keamanan yang baik sehingga pembangunan dan investasi bisa berjalan. (krn/krn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA