Walah, Wakatobi Kok di Jepang
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Walah, Wakatobi Kok di Jepang

bonauli - detikTravel
Selasa, 08 Nov 2016 17:50 WIB
Walah, Wakatobi Kok di Jepang
Tur ekowisata bersama Synthesis-WWF (Melissa Bonauli/detikTravel)
Wangi-wangi - Kegiatan traveling ke luar negeri memang jadi pengalaman yang tak terlupakan. Tapi kalau sampai tidak tau soal negeri sendiri rugi sekali rasanya.

Tur ekowisata yang dilakukan oleh Synthesis-WWF pada pekan lalu, Minggu (31/10/2016) merupakan program reward bagi para 5 kostumer terbaik. Mereka diberikan tur ekowisata untuk merasakan langsung sentuhan wisata lokal.

Ekowisata sendiri merupakan kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam. Sehingga peserta diajak untuk menikmati, mengenal dan menjaga alam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada 3 prinsip ekowisata yang ingin diperkenalkan dalam perjalanan ini yaitu respect the nature, respect local culture dan support locak economy. Ini merupakan prinsip Responsible Marine Tourism WWF.

"Kita percaya, wisata yang menerapkan 3 prinsip itu enggak hanya baik bagi lingkungan dan masyarakat yang dikunjungi tapi juga bagi wisatawannya sendiri," Ungkap panitia dari WWF.

Tanggapan peserta soal tur ini juga beragam. Ada yang heboh ada juga yang salah sangka soal Wakatobi. Salah satunya Patricia Herjanto.

"Waktu pertama dihubungi kaget, saya kira Wakatobi itu di Jepang," kata Patricia, Selasa (8/11/2016).

Menurutnya ketidaktahuannya soal Wakatobi karena kurangnya promosi daerah. Bukan hanya promosi, tiket perjalanan ke dalam negeri pun dirasa lebih mahal dari pada luar negeri.

"Saya sering ke Eropa dan Jepang, tiket ke sini lebih mahal dari pada ke luar negeri. Apalagi kalau bawa anak-anak," jelas Patricia.

Begitu juga Aljefri, peserta termuda dalam tur ini juga merasa terkesan dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat Wakatobi. Ini merupakan pengalaman pertama ia menginjakkan kaki ke Wakatobi.

"Walaupun sarana dan prasarana untuk berwisata ke Wakatobi kurang mendukung dan buat capek namun terbayar dengan keindahan alam dan keragaman budaya lokalnya yang menarik untuk dikenang," kata Aljefri.

Perjalanan ini juga membawa para Sales and Marketing dengan prestasi terbaik. Mereka yang biasa di kantor kini bersentuhan langsung dengan alam dan warga lokal. Artis Nugie dan Davina pun ikut berpartisipasi dalam acara ini.

Berbagai kelucuan muncul saat acara, mulai dari memakai wedges saat penanaman mangrove, memakai sunblock sampai wajah putih serta tersengat ubur-ubur saat snorkeling. Mereka mengaku ini pertama kalinya mereka ikut dalam acara ekowisata.

Mereka berharap desa-desa Wakatobi yang masih minim fasilitas dan aksesibilitas diberikan perhatian lebih. Sehingga kunjungan wisata ke daerah terpencil bisa lebih nyaman untuk keluarga. (bnl/bnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads