Hal itu disampaikan oleh Faridah Ibrahim, Marketing Manager Tourism Western Australia untuk Indonesia. Dia bilang, angka kunjungan turis Indonesia per tahun cukup stabil dan naik. Bahkan orang Indonesia yang liburan ke Western Australia, masuk dalam 10 besar kunjungan turis ke sana.
"Indonesia itu urutan ke-8 dalam kunjungan turis ke Western Australia. Turis Indonesia adalah pasar yang besar untuk kami," katanya kepada detikTravel di kafe 89, Kemang dalam Just Another Day in Western Australia Media Event, Jumat (5/5/2017) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebab di Western Australia, semua tempat wisata ada. Mau merasakan suasana kota yang nyaman ada di Perth, mau belanja ke Fremantle, mau bersantai di Kings Park, mau lihat hewan di Quokka, serta kami punya pegunungan dan deretan pantai cantik untuk snorkeling dan diving. Kalau lagi Lebaran, itu banyak turis Indonesia yang datang," paparnya.
Biasanya, turis Indonesia yang berlibur ke Western Australia menghabiskan waktu sampai 5 hari 4 malam. Naik pesawat tak terlalu jauh, lalu di Perth juga tersedia fasilitas pariwisata yang lengkap.
"Penginapan dari model Airbnb hingga hotel berbintang di Perth tersedia. Di Perth kami juga punya bis gratis yang tujuannya ke tempat-tempat wisata," terang Faridah.
"Banyak juga turis Indonesia liburan ke Western Australia untuk honeymoon," tutupnya. (rdy/rdy)











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA