Baru-baru ini terjadi insiden pengusiran pasangan suami-istri RS dan NS dari pesawat Citilink QG 837 yang terbang dari Bandara Kualanamu, Medan menuju ke Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Mereka diusir karena kedapatan mendorong pramugari yang bertugas.
Kasus pengusiran penumpang dari pesawat rupanya bukanlah hal yang baru. Kapten pilot memang berhak untuk memutuskan menurunkan penumpang, khususnya apabila penumpang tersebut dirasa melanggar tata tertib dan tidak patuh dengan peraturan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan 1 orang, tetapi sebanyak 40 orang penumpang sekaligus diusir dari pesawat Qantas. Mereka diusir karena dianggap membuat pesawat kelebihan beban.
Pesawat Qantas yang dijadwalkan terbang dari Sydney menuju ke Perth ini diketahui mengalami kendala teknis pada tangki bensin yang berakibat pada rusaknya kemampuan alat pendeteksi berat pesawat.
Satu per satu penumpang yang sebelumnya telah berada dalam pesawat pun dipanggil turun. Tetapi akhirnya para penumpang ini diakomodasi ulang ke penerbangan berikutnya yang tersedia.
2. Diusir gara-gara goda pramugari
Berbeda dengan kasus mendorong Pramugari di Medan, penumpang pesawat di AS diusir gara-gara menggoda pramugari. Kasus ini terjadi pada penerbangan maskapai Alaska Airlines yang saat itu akan mengudara dari Bandara Internasional Seattle-Tacoma.
Seorang penumpang diusir karena menggoda dan meneriakkan kata seksi saat pramugari memperagakan prosedur keselamatan penumpang. Sang pramugari yang bernama Amber Nelson tidak terima dan langsung menegur penumpang pria tersebut.
Tak lama kemudian, staff Alaska Airlines mendatangi penumpang pria tadi dan meminta dia untuk mengemasi semua barangnya. Penumpang ini pun diturunkan atas tindakan tidak sopannya kepada pramugaru tadi.
3. Diusir karena iseng potret pantat pramugari
Kelakuan penumpang maskapai Flybe satu ini memang pantas untuk diusir dari pesawat. Dia dengan sengaja iseng memotret bagian pantat pramugari yang saat itu sedang bertugas.
Traveler pria ini tertangkap basah sedang memotret bagian belakang sang pramugari. Oleh sang pramugari, dia diminta untuk langsung menghapus foto-foto yang dia ambil.
Tetapi traveler pria ini menolak dengan alasan foto-foto di ponselnya tidak bisa dihapus. Akhirnya petugas keamanan pun dilibatkan, dan traveler pria ini pun terpaksa harus diturunkan dari pesawat karena mengganggu kenyamanan penerbangan.
4. Diusir karena tusuk penumpang lain pakai pulpen
Penumpang satu ini diusir dari pesawat karena alasan yang cukup konyol. Dia diusir karena dengan sengaja menusuk lengan penumpang di sebelahnya menggunakan pulpen berkali-kali.
Kejadian ini terjadi pada penerbangan maskapai Southwest Airlines nomor penerbangan Flight 577 yang terbang dari Chicago ke New Hampshire, AS. Pelakunya adalah seorang wanita, dan korbannya adalah seorang pria.
Awalnya, pria ini tertidur dengan pulas. Lama-lama, dia merasakan sakit di bagian lengannya. Rupanya, wanita yang duduk di sebelahnya asyik menusukkan pulpen berkali-kali. Parahnya, sang wanita sempat terlihat tersenyum setelah melihat korban sebelahnya teriak kesakitan.
Menurut pengakuan si pelaku, dia menusukkan pulpen karena ingin membangunkan orang sebelahnya karena mendengkur. Sementara teman dari sang korban mengatakan kalau dia tidur tanpa mendengkur.
Akhirnya penumpang aneh ini pun diminta turun dari pesawat. Ada-ada saja!
5. Diusir karena anaknya menangis kencang
Insiden pengusiran terakhir yaitu saat ibu hamil diturunkan dari pesawat hanya karena anak bayinya menangis kencang. Korbannya yaitu Sarah Blackwood, seorang ibu dan penyanyi dari grup band Kanada bernama 'Walk Off the Earth'.
Sarah saat itu berpergian dengan anaknya, Giorgio Michael (2) dari San Fransisco, AS menuju ke Vancouver, Kanada naik maskapai United Airlines. Awalnya semua terlihat baik-baik saja, sampai saat pesawat hendak take off, Giorgio menangis begitu kencang.
Sang pramugari pun meminta agar Sarah mengendalikan perilaku anaknya. Setelah mendapat peringatan, mendadak pesawat kembali putar balik dan tidak jadi take off dengan alasan keamanan. Sarah dan anaknya kemudian diturunkan dari pesawat.
Meski kontroversial, maskapai United Airlines berkilah bahwa keputusan ini sudah sesuai dengan prosedur.
(wsw/rdy)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong