Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 16 Jan 2018 17:30 WIB

TRAVEL NEWS

Apa Sih Isi Museum Bahari?

Syanti Mustika
detikTravel
Foto: (Lala Ocha/Istimewa)
Foto: (Lala Ocha/Istimewa)
Jakarta - Terbakarnya Museum Bahari menjadi duka mendalah bagi sejarah dan pariwisata Indonesia. Apa saja ya isi dari Museum Bahari?

Pagi ini, Selasa (16/1/2017) Museum Bahari Jakarta dilalap si jago merah. Museum ini berada di Jalan Pasar Ikan 1, Penjaringan, Jakarta Utara.

Museum Bahari menyimpan sejarah dan koleksi yang berhubungan dengan maritim Indonesia. Koleksinya mulai dari jangkar kapal laut, meriam, navigasi perkapalan, teropong, serta miniatur-miniatur kapal nelayan.

"Museum Bahari menepati gedung bersejarah. Gedungnya ini dulu adalah gudang rempah-rempahnya VOC. Bangunan ini telah ada semenjak abad ke 16. Jadi umurnya sudah ratusan tahun," ungkap Asep Kambali, seorang sejarawan yang dihubungi detikTravel, Selasa (16/1/2017).
Koleksi Museum Bahari (Randy/detikTravel)Koleksi Museum Bahari (Randy/detikTravel)

Asep juga menambahkan bahwa bayak koleksi menarik yang bisa dilihat di dalam Museum Bahari. Dia juga berduka atas kebakaran yang melanda museum.

"Banyak yang menarik yang bisa dilihat dan dipelajari di museum. Dimulai dari gedungnya yang sangat bersejarah, juga ada perahu-perahu, replika-replika, dan peninggalan VOC," tambah Asep.

Museum Bahari dibangun dan diresmikan semenjak tahun 1656. Gudang tersebut mengalami perubahan pada tahun 1718, 1719 dan 1771. Pada masa pendudukan Jepang, tepatnya ketika perang dunia II meletus (1939-1945) gudang tersebut menjadi tempat logistik peralatan militer tentara Dai Nippon. Bangunan yang telah berusia ratusan tahun ini baru selesai di renovasi pada November 2017 lalu.

Namun sayang, kebakaran yang terjadi pagi tadi telah menghancurkan beberapa bagian bangunan dan koleksi museum. Si jago merah melahap Museum Bahari di bagian Gedung A Blok 1 dan Gedung C Blok 1 dan 2. Di sana memang tersimpan beberapa koleksi sejarah bahari.

Koleksi Museum Bahari (Randy/detikTravel)Koleksi Museum Bahari (Randy/detikTravel)

"Berapa jumlah yang pasti terbakar, kami belum mengetahuinya. Belum ada pernyataan resmi dari pihak museum. Untuk satu hari ke depan museum akan ditutup untuk umum," ungkap Asep.

Bagi traveler yang ingin datang ke museum, selama 3 hari ke depan museum sudah bisa dikunjungi.

"Untuk satu hari ke depan, museum akan tutup dahulu untuk pemulihan pasca kebakaran. Dua atau tiga hari ke depan, pengunjung masih bisa datang ke museum. Namun hanya di bagian-bagian tertentu saja. Pengunjung masih bisa ke Menara Syahbandar, karena lokasi ini tidak disentuh api," tutup Asep.

(sym/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED