Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 29 Mar 2018 08:20 WIB

TRAVEL NEWS

Kisah Benjamin Karena Aksi Walk to Palestine, Dicegat Polisi & Ditodong Pistol

Shinta Angriyana
detikTravel
Foto: Benjamin Ladraa (WalktoPalestine/Instagram)

FOKUS BERITA

Aksi Walk To Palestine
Jakarta - Seorang traveler Swedia dengan akun @walktopalestine mendadak viral karena jalan kaki dari Swedia ke Palestina. Di perjalanan, dia berkali-kali dicegat polisi.

Namanya adalah Benjamin Ladraa, seorang pria asal Swedia berumur 25 tahun. Bulan Agustus 2017 lalu, ia mulai berjalan kaki dari Gothenburg, Swedia untuk aksi kemanusiaan dan solidaritas untuk Palestina.

Tetapi, ia juga menemukan kendala saat perjalanan. Hampir di setiap wilayah yang ia singgahi, Benjamin selalu dicegat atau diberhentikan oleh polisi.

"Aku menghadapi banyak polisi, hampir setiap hari aku diberhentikan oleh aparat. Setiap hari aku juga banyak menerima tantangan," ujarnya ekslusif kepada detikTravel dalam obrolan internet.

Bahkan, Benjamin pernah diberhentikan serta ditodong pistol saat tengah bersantai di sebuah kafe di Jerman.

"Saat aku sedang menikmati kopi, aku meletakkan barang-barangku di luar. Setelah itu aku melihat polisi dengan banyak pistol, mengelilingi stroller dan kemudian sontak aku ke luar untuk memberikan penjelasan," ujarnya.

Alih-alih menjelaskan apa yang terjadi, Benjamin malah mendapat perlakuan yang bisa dibilang paling menyeramkan sejauh yang ia lalui.

"Aku memberi tahu bahwa ini barang-barangku, ketika aku ke luar, mereka malag berteriak dengan bahasa Jerman, kemudian memintaku untuk menunjukkan paspor, membuka semua barang-barangku. Namun, kemudian mereka menunjuk mukaku dengan pistol, aku belum pernah ditodong pistol sebelumnya," tambahnya.

Benjamin mengaku, ia sebenarnya bukan orang yang mudah takut. Namun, kejadian itulah yang terbesit di pikirannya saat ditanya soal momen yang paling menyeramkan.

"Aku bukan orang yang mudah takut, aku tidak sering merasa takut pada hal-hal apapun," ujarnya.

Kepada detikTravel, Benjamin bercerita sudah mencapai Istanbul, Turki. Ia sejauh ini sudah berjalan sepanjang 3.000 kilometer, serta membutuhkan 2.000 kilometer lagi untuk dapat mencapai Palestina. (sna/fay)

FOKUS BERITA

Aksi Walk To Palestine
BERITA TERKAIT
BACA JUGA