Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 02 Mei 2018 16:30 WIB

TRAVEL NEWS

Gara-gara Wortel, Banyak Turis Diserang Kanguru

Kurnia Yustiana
detikTravel
Ilustrasi Kanguru (Thinkstock)
Ilustrasi Kanguru (Thinkstock)
Sydney - Kanguru di Australia memang menggemaskan. Namun mereka bisa agresif menyerang turis gara-gara urusan makanan.

Bicara soal Australia tak lepas dari kanguru yang khas. Wisatawan banyak yang berkunjung ke kebun binatang serta objek wisata lainnya untuk melihat kanguru bahkan berfoto bersama.

Salah satu destinasi untuk bertemu kanguru liar, yang bebas berkeliaran di alam adalah Morisset Hospital, Lake Macquarie, New South Wales. Di sana ada area hijau di mana banyak kawanan kanguru yang datang mencari makan.

Kanguru-kanguru itu memang menggemaskan. Tapi jangan salah, hewan ini bisa juga menjadi ganas dan menyerang turis. Seorang supir shuttle bus bernama Shane Lewis yang kerap mengantar wisatawan ke Morisset Hospital pun menceritakan pengalamannya soal kanguru yang menyerang turis ini.

BACA JUGA: Hal-hal Positif yang Bisa Kita Pelajari dari Orang Australia

Dilansir detikTravel dari ABC Australia, Rabu (2/5/2018), Lewis mengatakan bahwa hampir setiap hari ada turis yang diserang kanguru, baik itu ditendang ataupun dicakar hingga kulit pun tergores.

Seorang turis wanita bahkan pernah mendapat 17 jahitan gara-gara terluka diserang kanguru. Meskipun kejadian yang benar-benar fatal masih jarang, tapi tetap saja diserang kanguru bukanlah pengalaman menyenangkan.

Nah, kanguru menyerang manusia kemungkinan besar karena mengincar makanan yang dibawa oleh turis. Setiap minggunya sekitar 2.000 orang datang ke kawasan Morisset Hospital untuk wisata bertemu kanguru.

Kebanyakan mereka membawa wortel untuk memberi makan kanguru. Banyak turis yang mengeluarkan wortel bawaannya dan menarik perhatian kanguru agar bisa diajak selfie bareng. Lewis sendiri sudah sering mengingatkan agar turis tidak memberi makan, tapi banyak yang tak mengindahkan.



Traveler diserang kanguru (Shane Lewis/Kroosn Shuttle Service/facebook)Traveler diserang kanguru (Shane Lewis/Kroosn Shuttle Service/facebook)
Perusahaan shuttle tempat Shane Lewis bekerja, via akun Facebook, juga telah menulis peringatan untuk traveler yang mau naik shuttle mereka agar tidak memberi makan kanguru.

Di sana tertulis kalau mereka memang menyediakan transportasi ke sana dari Stasiun Morisset, untuk traveler yang ingin melihat dan memotret kanguru. Mereka sangat tidak menyarankan memberi makan karena bisa membahayakan diri.

"We do supply transport from Morisset station to the kangaroos for viewing and pictures only, we advise of the dangers that can lead to getting to close to these animals and we strongly advise against feeding them," begitu bunyi postingan Kroosn Shuttle Service.

Di area wisata Morisset Hospital sendiri sebenarnya juga sudah dipasang papan peringatan untuk tidak memberi makan kanguru. Biarkan mereka mencari makanan secara alami. Papan-papan itu ditempatkan disejumlah spot, tapi rasanya belum semua turis mematuhinya.

Seperti diberitakan Telegraph, menurut petugas dari Australian Reptile Park, kanguru memang bisa lebih agresif setelah diberi makanan seperti wortel dalam jumlah besar setiap hari.

Hal ini membuat hewan-hewan tersebut tak lagi takut manusia, dan semakin mudah lapar karena terbiasa diberi makanan dalam jumlah berlebihan. Kanguru yang bisa dibilang sudah ketagihan wortel ini pun akan berusaha mendapat wortel lagi dan lagi dari turis. (bnl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED