Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 07 Agu 2018 18:38 WIB

TRAVEL NEWS

Kemenpar Prioritaskan 3A dalam Evakuasi Turis di Lombok

Moch Prima Fauzi
detikTravel
Menpar Arief Yahya (dok Kemenpar)
Menpar Arief Yahya (dok Kemenpar)
Jakarta - Terkait Gempa Lombok, Menteri Pariwisata Arief Yahya bergerak cepat meminta informasi dan antisipasi terkait 3A (akses, atraksi, amenitas) untuk disiapkan.

Gempa yang mengguncang Lombok pada Minggu, 5 Agustus 2018, mengakibatkan ribuan turis di Lombok dievakuasi. Dalam penanganannya, Menteri Pariwisata Arief Yahya bergerak cepat meminta informasi dan antisipasi terkait 3A (akses, atraksi, amenitas) untuk disiapkan.

"Terutama akses, baik melalui darat, laut, udara, untuk memindahkan wisatawan dari satu titik ke titik lain yang lebih aman. Terima kasih Pak Menhub Budi Karya Sumadi yang bergerak cepat memindahkan wisatawan dari Gili Trawangan, juga Garuda Indonesia yang menambah flights, serta Angkasa Pura dan Airnav yang menyiapkan slots," jelas Arief Yahya dalam keterangan tertulis, Selasa (7/8/2018).


Menpar mengucapkan terima kasih kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi karena telah menurunkan tim dan kapal-kapalnya untuk mengevakuasi wisatawan yang sedang berlibur di Gili Trawangan, Gili Meno, Gili Air, Lombok.

"Terima kasih Pak Menhub Budi Karya Sumadi, kita menjawab kegalauan para wisatawan," ungkap Arief.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan penanganan pascagempa dengan sebaik-baiknya.

"Di dalamnya juga banyak turis. Saya pesan ke Menko (Menko Polhukam Wiranto), pelayanan ke turis dilakukan sebaik-baiknya. Terutama soal rute penerbangan karena kami lihat tadi malam banyak yang tertunda," kata Jokowi di sela peninjauan atlet untuk Asian Games di TMII, Jakarta Timur, Senin (6/8/2018).


"Tadi malam saya sudah memerintahkan kepada Menko Polhukam untuk mengoordinasi seluruh jajaran yang terkait dengan ini, baik BNPB, Kemensos, TNI, Polri, dan lainnya agar penanganan masalah gempa ini bisa dilakukan secepat-cepatnya. Baik yang berupa evakuasi korban yang meninggal maupun yang luka-luka untuk segera ditangani termasuk penanganan logistik dan yang lain-lainnya," imbuhnya.

Jokowi juga memastikan seluruh bantuan logistik sudah meluncur ke NTB sejak Minggu, 5 Agustus 2018, malam. Begitu juga bantuan medis. "Soal logistik tadi malam sudah meluncur ke NTB, termasuk dokter-dokter," jelasnya. (ega/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED