Bersama rombongan media, Garuda Indonesia memperkenalkan fasilitas training crew-nya di GITC, Jalan Raya Duri Kosambi, Jakarta Barat, Senin (10/9/2018). Kami diarahkan ke Gedung B yang berisi simulator digital dan kapsul.
Simulator digital itu digunakan sebelum calon pilot memasuki training di simulator berbentuk kapsul. Tiap simulator ini memiliki fungsi tersendiri bagi pilot yang dilatih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simulator kokpit digital GITC, integrated procedural training (IPT) (Masaul/detikTravel) |
Dalam tahap ini, calon pilot akan digembleng selama 14-16 sesi atau pertemuan. Sekali sesi berlangsung sekitar 4 jam dan tergantung tipe pesawat yang dipelajari.
BACA JUGA: Berkunjung ke Tempat Pelatihan Awak Kabin Garuda Indonesia
Tahap selanjutnya adalah simulator kapsul. GITC memiliki 7 simulator kapsul yang merupakan perumpamaan berbagai pesawat dari Boeing, Airbus, hingga ATR dengan harga sekira 9-10 juta USD
Untuk diketahui bila setiap pilot hanya memiliki satu sertifikat, yakni Airbus atau cuma Boeing. Jika ingin mengendalikan pesawat jenis lainnya harus melewati serangkaian tes dari awal lagi.
Bagi yang belum punya jam terbang, proses sertifikasi bisa memakan waktu sampai 8 bulan. Setiap pilot juga harus melakukan sertifikasi berkala setiap 6 bulan sekali selama 4 jam agar tetap optimal dalam melaksanakan tugasnya. (msl/aff)












































Simulator kokpit digital GITC, integrated procedural training (IPT) (Masaul/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Memalukan! Turis Turun dari Kapal Pesiar di Lombok Malah Disambut Tumpukan Sampah