Apa itu? Melansir Travel+Leisure, Minggu (11/11/2018), kotornya kamar hotel memang berbeda dengan angkutan umum yang kemungkinan besar ada kumannya karena ada di luar ruangan. Kamar hotel adalah tempat yang sama kotornya, seperti inkubator yang pasti bisa menularkan penyakit menular.
Menurut sebuah penelitian, sekitar 81 persen permukaan yang dipel dari sebuah kamar hotel setidaknya memiliki beberapa bakteri fecal. Bagian yang paling mengerikan kotornya adalah remot kontrol TV/AC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kamar hotel seharusnya jadi tenpat yang paling nyaman setelah seharian jalan-jalan. Namun ada pula pengelola hotel yang tak mengganti seprei setelah digunakan tamu sebelumnya, hanya dirapikan saja.
"Sebaiknya jangan menggunakan seprei tersebut. Banyak orang telah merekomendasikan seprei untuk dilipat saja ke belakang atau menaruhnya ke kursi," kata Kelly Reynolds, seorang profesor kesehatan lingkungan di University of Arizona, mengatakan kepada Time.
Reynolds menjelaskan bahwa secara umum kamar hotel dibersihkan jika akan digunakan tamu lagi. Namun ada perbedaan antara pembersihan biasa dan menggunakan desinfektan.
Sebaiknya kamu tetap waspada ketika menginap di hotel, yakni dengan menggunakan tisu basah jika ingin menggunakan remot atau hal lainnya. Saran yang paling praktis adalah sering mencuci tangan dan menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut setelah menyentuh permukaan yang dianggap kotor. (bnl/aff)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
DPR Pertanyakan Harga Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran, Aneh Bin Ajaib