Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 23 Nov 2018 16:10 WIB

TRAVEL NEWS

Gunung Guntur dan Pelarian Terakhir Haris Si Jagal

Hakim Ghani
detikTravel
Pintu pendakian Gunung Guntur (Hakim Ghani/detikTravel)
Pintu pendakian Gunung Guntur (Hakim Ghani/detikTravel)
Garut - Gunung Guntur mencuat dari pemberitaan pembunuhan satu keluarga di Bekasi, diketahui pelakunya Haris kabur ke sana. Gunung ini sejatinya tempat wisata.

Gunung yang memiliki ketinggian 2.249 meter di atas permukaan laut (MDPL) ini terletak di Kecamatan Tarogong Kaler. Gunung Guntur masih termasuk kawasan Garut.

Pemandangan indah nan elok menjadi daya tarik gunung satu ini. Hamparan rumput dan bebatuan tak jarang jadi spot berfoto anak muda.

Puluhan pendaki muncak di Gunung Guntur setiap hari. Biasanya, mereka berangkat pada malam hari karena berburu sunrise di pagi harinya.


Gunung Guntur dan Pelarian Terakhir Haris Si JagalFoto: Hakim Ghani

Udara khas pegunungan dan lebarnya pepohonan membuat gunung ini semakin dicintai para pendaki. Namun di balik keindahannya, Gunung Guntur menyimpan sejumlah cerita mistis dan mitos yang hingga kini masih dipercayai masyarakat di kaki gunung.

Salah satu mitos yang paling dikenal di kalangan masyarakat yakni mitos larangan meniup suling di kawasan gunung. Warga di tempat ini percaya jika seseorang meniup suling, orang tersebut akan didatangi makhluk menyerupai macan.

Selain itu, ada juga mitos yang berkembang yakni jika terjadi kebakaran hebat di Gunung Guntur, itu tandanya musim penghujan akan segera tiba. Meskipun begitu, keindahan Gunung Guntur ini jadi saya tarik bagi wisatawan terutama dari dalam negeri.


Termasuk Haris Simamora yang berniat kabur dan menenangkan diri ke puncak Gunung Guntur pada Rabu (14/11) lalu. Namun tak sempat Haris muncak, ia diciduk polisi sekitar pukul 21.00 WIB saat tengah beristirahat di basecamp pendaki di kawasan Kampung PLP Citiis.

"Tadinya tengah malam atau subuh dia hendak mendaki dengan temannya, tapi pukul 21.00 WIB pihak kepolisian Polda Metro Jaya melakukan penangkapan di lokasi saat ini," ujar Kanit V Subdit Resmob Polda Metro Jaya Kompol Ridwan Soplanit kepada wartawan selepas memimpin rekonstruksi kasus tersebut di kaki Gunung Guntur, Tarogong Kaler, Kamis (22/11) malam. (msl/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA