"Tak masuk akal, buat apa bayar USD 500," katanya kepada detikTravel, Rabu (5/12/2018).
Seperti diketahui, Pemprov NTT berencana menaikan tarif tiket masuk ke Taman Nasional Komodo termasuk ke Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Turis mancanegara bakal dikenai USD 500 atau setara RP 7 juta (kurs 1 USD = Rp 14.421) dan USD 100 atau setara Rp 1,4 juta untuk wisatawan domestik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Uang segitu bisa ke Thailand," ujar Tedjo yang sudah 30 tahun menjadi tour leader ke banyak negara di dunia.
![]() |
Apalagi menurut Tedjo, rencana tiket masuk sebesar USD 500 akan membuat publik bertanya-tanya. Mau ke mana uang itu dan digunakan untuk apa?
BACA JUGA: Tiket ke Pulau Komodo Boleh Dibikin Mahal, Tapi...
Dihubungi terpisah, Kepala Biro Humas dan Publikasi Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti juga memiliki pandangan yang sama. Menurut dia, jika tarif tiket masuknya dinaikan maka nilai kenyamanan dan keamanan turis yang didapat juga makin bertambah.
"Kita lihat saja bagaimana regulasi yang akan memayunginya," tutur Guntur.
Tonton juga 'Wacana Tiket TN Komodo Naik, Kadispar NTT: Harga Saat Ini Rendah':
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Bisa-bisanya Anggota DPR Usulkan Gerbong Rokok di Kereta