Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 16 Jan 2019 12:30 WIB

TRAVEL NEWS

Harusnya Terbang dari London ke Yunani, Penumpang Malah Disuruh Naik Bus

Ilustrasi pesawat Ryanair (dok. Ryanair)
Timisoara - Kejadian kurang menyenangkan dialami traveler yang terbang ke Yunani. Pesawat mereka dialihkan ke Rumania, lalu mereka disuruh 9 jam naik bus ke Yunani.

Sebanyak 200 orang penumpang maskapai Ryanair yang terbang dari Bandara Stansed, London mengalami kejadian yang kurang menyenangkan. Pesawat yang seharusnya membawa mereka menuju ke Bandara Thessaloniki di Yunani dialihkan, dan mendarat di Bandara Timisoara, Rumania karena cuaca buruk pada Jumat (4/1) lalu.

Parahnya lagi, oleh pihak maskapai mereka diminta untuk naik bus menuju ke destinasi akhir mereka yaitu Thessaloniki, Yunani. Antara Timisoara di Rumania dan Thessaloniki di Yunani terpisah jarak sejauh 770 Km, atau sekitar 9 jam perjalanan. Mereka dipaksa menempuh perjalanan naik bus dengan kondisi cuaca yang sangat dingin.

Dihimpun detikTravel dari beberapa sumber, Rabu (16/1/2019), sebanyak 89 orang penumpang menolak naik bus ini. Mereka memilih bertahan dan menginap di bandara, di area pengambilan bagasi.

Para penumpang pun marah atas perlakuan maskapai Ryanair. Mereka marah mengapa mereka harus diturunkan di Rumania, bukan di bandara terdekat dengan bandara tujuan mereka. Mereka juga protes soal minimnya pelayanan Ryanair kepada para penumpang.

Para penumpang menduga pesawat dialihkan ke Rumania karena Ryanair ingin meminimalisasi kerugian mereka. Sampai akhirnya, pihak Kementerian Perhubungan Yunani ikut turun tangan mengatasi masalah ini.

Mereka memfasilitasi para penumpang sampai ke tujuan akhir. Pihak Kemenhub Yunani memutuskan untuk membawa para penumpang dengan pesawat carter Aegean Airlines menuju ke Thessaloniki. Para penumpang pun sampai dengan selamat di Yunani pada Sabtu (5/1) sore waktu setempat.

Sementara itu, pihak Ryanair meminta maaf atas insiden ini. Mereka menyebut kejadian ini diluar kontrol mereka.




(wsw/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA