Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 17 Jan 2019 12:33 WIB

TRAVEL NEWS

Kanada Buka Pintu Bagi 1 Juta Imigran, Tertarik Pindah?

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Foto: Ilustrasi (iStock)
Foto: Ilustrasi (iStock)
Ottawa - Kanada membuka pintu negaranya bagi satu juta imigran. Rencana ini akan dilakukannya dalam tiga tahun ke depan, yakni sampai 2021.

Demi hidup sejahtera, sebagian orang ingin pindah ke negara maju, seperti Kanada. Jika Anda ingin pindah ke sana, maka sekarang adalah saat yang tepat.

Melansir CNN Travel, Kamis (17/1/2019), Parlemen Kanada telah mengumumkan rencana untuk menambah lagi lebih dari satu juta penduduk tetap baru dalam tiga tahun ke depan. Jumlah itu hampir satu persen dari populasi negara itu tiap tahunnya.

Dari data, Kanada menyambut lebih dari 286.000 penduduk tetap pada 2017 dan jumlahnya bisa mencapai 350.000 orang pada tahun ini. Lalu menjadi 360.000 orang pada tahun 2020 dan 370.000 pada 2021.

"Terima kasih banyak kepada para pendatang baru yang telah kami sambut sepanjang sejarah kami, Kanada telah berkembang menjadi negara kuat dan bersemangat yang kita semua nikmati," kata Ahmed Hussen, Menteri Imigrasi, Pengungsi dan Kewarganegaraan (IRCC) Kanada.

Hussen sendiri merupakan seorang imigran dari Somalia. Ia mengatakan bahwa gelombang imigran yang masuk itu akan membantu mengimbangi populasi Kanada yang menua dan menurunnya tingkat kelahiran sembari menumbuhkan tenaga kerjanya.

Sikap ramah Kanada terhadap para imigran karena kebijakan yang memberatkan dari negara-negara Barat. Itu termasuk aturan di Amerika Serikat dengan kebijakan imigrasinya yang amat ketat.

Kanada secara khusus didedikasikan untuk menawarkan perlindungan bagi para pengungsi. Badan Pengungsi PBB melaporkan jumlah pengungsi yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tahun 2017, jumlah imigran yang terpaksa pindah negara mencapai 68,5 juta orang.

IRCC telah menjanjikan USD 5,6 juta atau setara Rp 79 miliar untuk mendukung adanya pemukiman bagi penduduk global. (msl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED