Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 20 Jul 2019 20:29 WIB

TRAVEL NEWS

Kemenpar Ajak Vlogger dan Media Jepang Promosikan NTT-Bali

Uji Sukma Medianti
detikTravel
Foto: Kemenpar
Foto: Kemenpar
Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mempromosikan pariwisata di Indonesia Timur. Kali ini, Kemenpar bekerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka dan Garuda Indonesia akan menggelar familirization trip (famtrip) ke sejumlah destinasi di Nusa Tenggara Timur (NTT)-Bali.

Labuan Bajo termasuk destinasi yang akan dikunjungi. Rencananya, kegiatan berlangsung 6 hari, mulai tanggal 21-26 Juli 2019.

Selain Labuan Bajo, destinasi yang akan dikunjungi adalah Pulau Komodo dan Pink Beach. Kegiatan yang akan dilakukan di antaranya adalah snorkling dan diving mencari Manta di NTT. Sedangkan di Bali yang dikunjungi adalah Tegalalang, Ubud, dan Kupu-Kupu Barong.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya mengatakan, famtrip ini bertujuan untuk memperkenalkan destinasi Indonesia langsung ke wisatawan mancanegara. Serta bisa mengangkat destinasi tersebut

Oleh karena itu, famtrip mengundang perwakilan media Jepang. Juga, perwakilan komunitas dan blogger/ vlogger dari wilayah Osaka.


"Rencananya, jumlah peserta yang akan berpartisipasi dalam kegiatan ini sebanyak 6 orang," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/7/2019).

Perwakilan dari Hokuriku Asahi Broadscasting (news caster & cameraman) yaitu Kotoe Onda dan Kazuhiko Hamasaki, Perwakilan Osaka Asian Film Festival Office Aya Otoi, Perwakian Japan Muslim Support Association Machiko Matsumoto, Perwakilan Japan Cycling Community, Radio DJ dan blogger dari Real Co., Ltd, Akemi Takeuchi dan Vlogger, youtuber dari Coco Create Co., Ltd, Taiki Fujita.

"Sementara pendamping dari KJRI Osaka yakni Nusiaga Putri dan Tedyanzah Jayadi," imbuh Nia.

Adapun, kata Nia, outcome dari pengadaan famtrip ini adalah kesan positif terhadap destinasi di Indonesia. Khususnya NTT dan Bali.

Menurutnya, sepanjang Januari hingga Desember 2018, jumlah wisatawan Jepang ke Indonesia mengalami penurunan 7,45 persen dibanding periode sama tahun 2017. Jumlah wisatawan Jepang selama 2018 sebanyak 530.573, sedangkan pada 2017 mencapai 573.310.


"Sumber BPS dan hasil survei Kemenpar 2019, umumnya wisatawan Jepang menghabiskan waktu 6-7 hari dengan rata-rata pengeluaran sebesar USD 1.360,28 untuk sekali berkunjung ke Indonesia," ungkapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, Pulau Komodo menjadi alternatif liburan bagi wisatawan Jepang, selain destinasi-destinasi yang sudah cukup familiar seperti Bali.

"Famtrip ini menjadi salah satu upaya kita meningkatkan kunjungan wisatawan, dalam hal ini wisman Jepang. Tahun ini, Kemenpar menargetkan kunjungan wisatawan asal Jepang sebanyak 657.700 orang," ujar Arief. (idr/idr)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA