Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 28 Agu 2019 08:20 WIB

TRAVEL NEWS

Penerbangan Terlama Sedunia 19 Jam, Begini Persiapannya

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Pesawat Boeing 787 milik Qantas (Dok. Qantas)
Pesawat Boeing 787 milik Qantas (Dok. Qantas)
Jakarta - Penerbangan selama 19 jam akan segera diluncurkan dan menjadi rute penerbangan terpanjang sedunia. Bagaimana persiapannya?

Melansir CNN, Rabu (28/8/2019), penerbangan nonstop antara Sydney, Australia ke London atau New York segera dilaksanakan. Maskapai Australia, Qantas telah mengumumkan tiga penerbangan uji cobanya.

Dengan 40 orang penumpang, mereka akan terbang langsung dari London atau New York ke Sydney. Ini untuk mengidentifikasi bagaimana tubuh manusia beradaptasi saat terbang selama 19 jam.

Qantas telah mengumumkan rute penerbangan langsung antara London, New York, dan tiga kota Australia, yakni Sydney, Brisbane dan Melbourne pada tahun 2023. Penerbangan uji coba dijadwalkan pada bulan Oktober, November dan Desember.

Agar lebih dekat dengan target di atas, Qantas bersama para ahli medis akan menguji kesehatan dan dampak lainnya pada penumpang pesawat dan awak.


Bjorn Fehrm, seorang analis aeronautika dan ekonomi di Leeham News menjelaskan tentang daya tarik penerbangan jarak jauh. Karena tidak ada transit lagi, maka bagi pebisnis bisa lanjut berkegiatan di hari esoknya dengan memilih terbang di malam hari.

Jika penerbangan 19 jam menjadi kenyataan, kemungkinan harga tiketnya akan lebih mahal bagi pelancong biasa. Karena akan lebih murah bila transit terlebih dulu.
Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Detik-detik Pria Tikam Wanita di Sydney Diburu Massa"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA