Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 11 Nov 2019 22:45 WIB

TRAVEL NEWS

Lewat Instagram, Netizen Tampilkan Kampung Gajah yang Seram

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Wajah Kampung Gajah terkini paska berhenti beroperasi (@satryalasmana/Instagram)
Wajah Kampung Gajah terkini paska berhenti beroperasi (@satryalasmana/Instagram)

FOKUS BERITA

Ironi Kampung Gajah
Bandung Barat - Ketimbang potret Kampung Gajah di masa jaya, tagar #kampunggajah yang diunggah warganet lebih menceritakan sisi horor bekas taman rekreasi itu. Berikut fotonya.

Dari taman rekreasi yang menyenangkan, Kampung Gajah Wonderland yang terletak di Jalan Sersan Bajuri KM 3,8 Cihideung Parongpong kini menjelma jadi seperti rumah hantu yang ditinggalkan.




Semenjak dinyatakan pailit dan berhenti beroperasi pada bulan Desember 2017 silam, kini Kampung Gajah viral kembali berkat citranya di media sosial yang digambarkan suram.

Apabila traveler mencari foto kampung gajah dengan tagar serupa, akan tampak banyak foto unggahan warganet yang memotret aneka angle taman rekreasi tersebut yang ditinggalkan.

Salah satu yang ditelusuri detikcom adalah foto dan video dari pengguna Instagram dengan nama akun @satryalasmana. Menjuluki dirinya sebagai video creator, Satrya yang bermukim di Bandung juga menceritakan kisahnya saat berkunjung ke Kampung Gajah di bulan April tahun ini.

[Gambas:Instagram]


Dalam unggahan video berdurasi satu menit yang diunggahnya, Satrya mengkompilasi momen keseruan Kampung Gajah dahulu dan membandingkannya dengan kondisinya kini. Tak lupa, ia menyertakan judul 'The Abandoned Theme Park' di videonya.

Lewat videonya yang diedit hitam putih ala film jadul, Satrya pun berhasil menggambarkan sisi lain dari Kampung Gajah yang ditinggalkan tersebut dengan cukup seram. Pada detikcom, Senin (11/11/2019), Satrya berbagi kisahnya berkunjung ke sana.




"Ke sana dua kali, pertama 4 orang siang jam 13.00-an. Sampai sana hujan gede akhirnya gak jadi. Kedua kalinya berdua sama adik saya dari jam 10.00 pagi, gak lama jam 13.00 siang pulang, gak betah lama-lama di sana," ujar Satrya.

Dalam captionnya, Satrya menjelaskan kalau foto dan video yang dibuatnya benar-benar asli tanpa di-setting atau rekayasa. Ia dan rekannya pun sempat mengalami kejadian mistis.

"Kamera 2 kali mati saat ngerekam. Padahal baterai full dan memory juga masih penuh. Sekali mati di perosotan tornado, sekali lagi mati di basement bangunan," tulis Satrya.

[Gambas:Instagram]


Selain membuat foto dan memotret, Satrya juga sempat menerbangkan drone dari atas Kampung Gajah. Hanya saja, kejadian mistis kembali di alaminya.

"Drone trouble. RC Connection error di ketinggian cuma 30 meter tepat di wahana tornado juga. Padahal pas ambil footage di ketinggian 120 meter untuk ambil keseluruhan area drone normal dan lancar," ujar Satrya.

Pada akhirnya, Satrya pun mengimbau pengikutnya dan traveler sekalian agar lebih mengutamakan keselamatan. Imbauan ini khususnya ditujukan untuk wisatawan yang ingin melihat wajah Kampung Gajah kini.

"Footage tak lebih penting dari keselamatan," ujar Satrya mengutip rekannya.

Walau telah ditinggalkan, Kampung Gajah kini dijaga oleh satpam yang bertanggung jawab menjaga bekas taman rekreasi itu. Ada baiknya traveler izin lebih dulu ke satpam apabila ingin berkunjung demi keselamatan.






Simak Video "Kolam Ikan Rambut Monte, Blitar"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)

FOKUS BERITA

Ironi Kampung Gajah
BERITA TERKAIT
BACA JUGA