Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 15 Nov 2019 07:52 WIB

TRAVEL NEWS

Kini Sudah Tutup, Wisata di Kampung Gajah Kelewat Mahal?

Tim
detikTravel
Sisa-sisa wahana permainan di Kampung Gajah (Yudha Maulana/detikcom)
Sisa-sisa wahana permainan di Kampung Gajah (Yudha Maulana/detikcom)

FOKUS BERITA

Ironi Kampung Gajah
Bandung Barat - Sempat jadi tempat wisata populer, kini Kampung Gajah di Jawa Barat sudah ditinggalkan. Apakah karena biaya wahana main di sana kelewat mahal?

Dibuka resmi pada 23 Desember 2010 silam, nasib taman rekreasi Kampung Gajah Wonderland di Bandung Barat tak berumur panjang. Dikumpulkan detikcom, Senin (11/11/2019), diketahui taman rekreasi itu hanya berumur 7 tahun kurang seminggu sebelum dinyatakan pailit pada 13 Desember 2017 lalu.

BACA JUGA: Kenangan Netizen akan Kampung Gajah yang Kini Terbengkalai

Kampung Gajah memiliki lahan seluas 36 hektar yang terdiri dari 30 wahana bermain. Dahulu, traveler Kampung Gajah bisa melakukan sejumlah aktivitas wisata seperti naik motor ATV, kuda, flying fox, GoKart hingga berkunjung ke Rumah Teletubbies.

Kampung Gajah Tutup, karena Kelewat Mahal?Kampung Gajah yang sudah ditinggalkan (Yudha Maulana/detikcom)

Melihat pendapat netizen di berbagai laman sosial media, banyak yang menyebut bahwa biaya untuk menikmati wahana permainan di sana kelewat mahal. Benarkah?

"Sebenarnya kalau mahal itu relatif ya, tapi kalau ada pilihan lain yang lebih murah, ya kenapa tidak," ujar Beni Setiawan (29) salah seorang wisatawan yang pernah mendatangi Kampung Gajah.

Beni menjelaskan tiket perwahana yang dibanderol Kampung Gajah relatif tinggi. Harga naik delman royal dengan jarak puluhan meter dibanderol dengan harga Rp 60 ribu.

BACA JUGA: Cerita Horor Traveler Mengunjungi Kampung Gajah

Hal senada juga diungkapkan Megalia (28), warga Bandung. Dia menyebut, semua wahana permainan di sana dipatok harga-harga yang cukup menguras dompet.

"Kalau buat foto-foto sih ya mungkin bisa cuma Rp 20 ribu, tapi di sana naik perwahananya lumayan mahal," katanya.

Dalam penelusuran detikcom, traveler harus mengeluarkan uang untuk menjajal tiap wahananya. Biayanya kurang lebih seperti ini, Bumberboat (Rp 40 ribu), Child Playground (Rp 20 ribu), Mini Buggy (Rp 30 ribu), Mini ATV (Rp 20 ribu), Buggy Family (Rp 80 ribu), Delman Royal (Rp 60 ribu), Horse Riding (Rp 20 ribu), Skyrider (Rp 40 ribu), Formula Kart (Rp 50 ribu), Body Cycle (Rp 15 ribu), Tubby (Rp 20 ribu), 4D Rider (Rp 50 ribu) dan Segaway (Rp 100 ribu).

Sisa-sisa wahana permainan di Kampung GajahSisa-sisa wahana permainan di Kampung Gajah (Yudha Maulana/detikcom)

Untuk tiket masuk sendiri, seharga Rp 15 ribu untuk weekday dan Rp 20 ribu saat weekend. Belum termasuk biaya parkir motor seharga Rp 5 ribu dan Rp 10 ribu untuk mobil.

Bagaimana menurut pendapat kamu?




Simak Video "Sisa-sisa Kampung Gajah, Wahana Rekreasi yang Ditinggalkan"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/aff)

FOKUS BERITA

Ironi Kampung Gajah
BERITA TERKAIT
BACA JUGA