Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 13 Nov 2019 16:15 WIB

TRAVEL NEWS

Wishnutama Tak Mau Masyarakat Cuma Nonton Turis

Afif Farhan
detikTravel
Pantai Kuta di Bali (Ardian Fanani/detikTravel)
Pantai Kuta di Bali (Ardian Fanani/detikTravel)
Jakarta - Pariwisata diharapkan turut jadi penyumbang devisa negara. Oleh sebab itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama tak mau masyarakat cuma menonton turis yang datang.

Tugas berat menanti Menparekraf Wishnutama untuk mempromosikan dan mengembangkan pariwisata Indonesia. Termasuk, soal pariwisata yang diharapkan Presiden Joko Widodo menjadi pendapatan devisa negara terbesar.

"Makanya, di tempat wisata akan kita bangun ekosistem yang berkaitan dengan ekonomi kreatif seperti kerajinan tangan, kuliner, suvenir, dan lainnya," ujar Wishnutama kepada detikcom dan Antara di kantornya Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2019) malam.

BACA JUGA: Wishnutama Angkat Bicara soal Isu Bali Jadi Wisata Halal

Menurutnya, pariwisata dan ekonomi kreatif saling menunjang. Turis yang datang ke suatu destinasi wisata bisa menikmati keindahan alam dan ragam budaya, setelah itu bisa berbelanja berbagai kebutuhan wisata.

"Turis yang datang nantinya akan membawa dampak ekonomi. Untuk itu, masyarakatnya harus bisa menggerakkan ekonomi kreatifnya," terang Wishnutama.

"Masyarakat jangan cuma jadi penonton," tambahnya.

Menparekraf WIshnutamaMenparekraf Wishnutama (Rifkianto Nugroho/detikcom)


BACA JUGA: Mimpi Wishnutama: Pariwisata Penghasil Devisa Nomor Satu

Ke depannya terdapat beberapa program untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif di tempat wisata. Salah satunya, lewat penggembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata.

"Tugas kami ke depan membuka wawasan ekonomi kreatif di tempat wisata di berbagai daerah. Sehingga nanti, juga tercipta lapangan kerja," pungkasnya.



Simak Video "Tak Hadiri Wisuda Putrinya karena Pelantikan, Wishnutama Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA