Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 17 Nov 2019 20:01 WIB

TRAVEL NEWS

Kenapa Kita Harus Bayar Denda Bila Paspor Hilang atau Rusak?

Putu Intan Raka
detikTravel
Ilustrasi paspor Indonesia (iStock)
Jakarta - Detikers mungkin pernah mengalami paspor hilang atau rusak lalu harus bayar denda. Nah, kenapa ya kita harus bayar denda sebelum mendapatkan paspor yang baru?

Pegawai Kantor Imigrasi di Mal Pelayanan Publik Jakarta, Sarah Meilita menjelaskan alasan pengenaan denda tersebut. "Karena paspor itu dokumen milik negara. Yang mana warga negara itu bukan pemilik tetapi merupakan pemegang paspor RI tersebut," katanya baru-baru ini kepada detikcom.

Oleh sebab itu, setiap orang yang menghilangkan atau membuatnya rusak akan dikenakan hukuman berupa denda. Denda ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 tahun 2019.



Dalam peraturan itu disebutkan kalau paspor hilang, kamu harus membayar sebesar Rp 1 juta sedangkan kalau hilang, kamu harus membayar Rp 500 ribu. Biaya ini belum termasuk penggantian paspor baru yaitu sebesar Rp 350 ribu untuk paspor biasa dan Rp 650 ribu untuk paspor elektronik.

Tak cuma bayar denda, dalam proses mendapatkan paspor baru kamu juga harus melalui proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Kantor Imigrasi. Dalam proses itu kamu akan diwawancarai seputar paspor yang hilang atau rusak.

Saat BAP, kamu harus membawa sejumlah berkas, yaitu:
1. e-KTP
2. Kartu Keluarga (KK)
3. Akta kelahiran/ijazah/buku nikah
4. Surat lapor kehilangan dari kepolisian
5. Foto kopi paspor yang hilang

"Ada baiknya paspor itu selain kita punya fisiknya, kita juga simpan foto atau scannya. Jadi kalau paspor hilang, kita ada bukti copy paspornya," himbau Sarah.



Lebih baik lagi untuk detikers yang hobi traveling atau sering wara-wiri keluar negeri, bisa menjaga paspor dengan baik. Karena kita sebagai warga negara hanya 'dipinjami' paspor yang sebenarnya merupakan dokumen milik negara RI.

Simak Video "Jepang Gunakan Paspor Vaksin untuk Perjalanan Internasional"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA