Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Jan 2020 21:45 WIB

TRAVEL NEWS

Pramugari: Penumpang Berotot adalah Aset

Afif Farhan
detikTravel
Buat pramugari pesawat, penumpang berotot adalah aset. (Foto: iStock)
Jakarta - Tahukah kamu, ada beberapa hal yang pramugari perhatikan saat pertama kali penumpang masuk ke pesawat. Salah satunya, penumpang yang berotot.

Dilansir detikcom dari Insider, Kamis (9/1/2020), beberapa pramugari ditanya 'Apa yang Anda perhatikan saat pertama kali penumpang masuk ke pesawat?'. Jawabannya beragam dan intinya adalah untuk keamanan serta kenyamanan selama penerbangan.

Asal tahu saja, ketika pramugari atau awak kabin lainnya menyapa Anda saat masuk pesawat, sebenarnya mereka sedang melakukan penilaian. Baik itu penilaian fisik dan psikis.

1. Penumpang Mabuk

Sjaak Schulteis, salah seorang pramugari yang sudah bekerja selama 30 tahun di maskapai Lufthansa mengatakan, hal paling utama dari pramugari saat pertama kali melihat penumpang masuk ke pesawat adalah apakah dia mabuk.

"Penumpang mabuk jelas membahayakan penerbangan. Kami secepatnya akan mengambil tindakan, apakah penumpang yang mabuk ini boleh naik ke pesawat aatau tidak. Jika tidak, kami bisa menolak dia masuk karena berbahaya untuk penerbangan," paparnya.

Tak ayal, beberapa kali sering terjadi masalah yang diawali oleh penumpang mabuk. Apalagi kalau masalah itu di tengah penerbangan, bisa-bisa pesawat melakukan pendaratan darurat.



Pramugari: Penumpang yang Berotot Adalah AsetIlustrasi pramugari (iStock)


2. Penumpang Sakit

Kemudian, hal yang diperhatikan pramugari saat penumpang pertama kali masuk ke pesawat adalah apakah dia sakit. Tentu, hal itu kan menjadi perhatian khusus selama penerbangan.

"Kalau ada penumpang yang sakit, kita harus tahu duduknya di mana. Supaya jika terjadi suatu hal yang parah dari penyakitnya, kita bisa cepat bertindak," kata Myriam Mimi, pramugari yang sudah bekerja dari tahun 1994 di maskapai asal Jerman, Condor.

Pramugari dibekali dengan berbagai penanganan medis seperti teknik CPR (Cardiopulmonary Resuscitation), yakni teknik kompresi dada dan pemberian napas buatan untuk orang-orang yang detak jantung atau pernapasannya terhenti dan pertolongan pertama pada kecelakaan,

"Tapi jika ada penumpang yang juga berprofesi sebagai dokter, itu akan sangat membantu," tambahnya.


3. Penumpang Berkebutuhan Khusus

Seorang pramugari bernama Janice Bridge, menjelaskan bahwa pramugari dan awak kabin akan sangat memperhatikan penumpang berkebutuhan khusus. Sebab jika terjadi keadaan darurat, mereka bisa lebih cepat diselamatkan.

"Kami sangat memperhatikan mereka dan akan memberikan keamanan serta kenyamanan seperti yang dirasakan penumpang lainnya," katanya.

4. Penumpang Berotot

Jangan salah, hal penting lainnya yang pramugari perhatikan saat pertama kali penumpang masuk ke pesawat adalah fisik badannya. Janice Bridge menjelaskan, penumpang yang badannya bugar, kekar, atau berotot adalah aset bagi pramugari.

"Jika saya melihat seorang penumpang yang berotot, kuat, dan bugar maka saya akan menghafal wajahnya dan mencatat di mana mereka duduk," kata Bridger.

"Kami para awak kabin menilai mereka adalah sumber daya atau aset. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan misal ada keributan di dalam penerbangan, kami akan meminta bantuan dari mereka. Khususnya jika ada penumpang nakal yang lepas kendali," tambahnya.

Pramugari: Penumpang yang Berotot Adalah AsetFoto: (iStock)



Pramugari mengemban tanggung jawab besar selama pesawat mengudara. Mereka tak hanya melayani dengan maksimal, tapi juga memastikan semua berjalan dengan baik.

Di balik senyumnya, ada kerja keras demi keamanan dan keselamatan penumpang pesawat. Kita yang sebagai penumpang, alangkah baiknya mematuhi segala peraturan yang berlaku. Biar sama-sama enak bukan?



Simak Video "Siwi Dicecar 42 Pertanyaan Soal Kasus 'Gundik' Dirut Garuda"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA