Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 25 Feb 2020 11:50 WIB

TRAVEL NEWS

Amerika Serikat Merasa Terancam Karena TikTok, Benarkah?

Bonauli
detikTravel
Logo Tiktok
Foto: screenshot
Washington -

TikTok kini menjadi aplikasi yang digandrungi oleh masyarakat. Bisa bikin konten kreatif, nyatanya Amerika Serikat merasa terancam dengan aplikasi ini.

Media sosial semakin bertambah dengan kehadiran aplikasi Tiktok buatan China. Aplikasi ini membuat penggunanya berjoget untuk membuat konten yang kreatif.

Namun penggunaan konten ini dirasa melewati batas oleh Chuck Schumer, salah seorang senator di Amerika Serikat. Diintip detikcom dari Fox News, Selasa (25/2/2020) aplikasi TikTok akan dilarang.

Tenang dulu, pernyataan ini tidak diperuntukkan untuk warga Amerika Serikat. Hanya petugas Transportation Security Administration (TSA) dan perangkat pemerintahan yang tidak diperbolehkan menggunakan TikTok.

Peraturan ini didasari oleh surat pernyataan Schumer yang menyatakan bahwa aplikasi ini bisa menjadi ancaman bagi keamanan nasional. Memang beberapa petugas TSA menggunakan TikTok untuk membuat konten pribadi tentang pekerjaan mereka.

Sebelum Thanksgiving, akun Twitter resmi TSA membagikan video TikTok yang berisi tentang barang bawaan. Kemudian seorang karyawan juga membagikan video berupa tips untuk valentine.

Dalam video tersebut seorang petugas TSA menjelaskan cara agar penumpang bisa membawa selain Nuttela dengan aman. Semua video dikemas dengan ringan namun apik.



Dirasa kelewat batas, Schumer berpendapat bahwa penggunaan TikTok bisa mengekspos badan publik dan federal Amerika. Aturan ini akan dimasukkan dalam Departemen Keamanan Dalam Negeri yang melarang agen TSA dalam menggunakan TikTok.

"Mengingat ancaman yang dilaporkan secara luas, agensi melarang penggunaan TikTok karena khawatir dengan dampak yang akan ditimbulkan. FBI tidak bisa membiarkan TSA terus menggunakan platform ini," ujar Schumer.

Keputusan ini juga berkaitan dengan image lucu TSA yang timbul karena adanya video TikTok.

"Video-video ini memang kreatif dan membuatmu tertawa. Tapi China mungkin menertawakan unggahan TSA untuk alasan yang berbeda. Ini menjadi perhatian kita karena itu saya mendesak TSA untuk menemukan platform lain untuk berkreasi," tutup Schumer.



Simak Video "Amerika Serikat Pertimbangkan untuk Blokir TikTok"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA