Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 19 Mar 2020 10:02 WIB

TRAVEL NEWS

Dunia Sedang Pandemi Corona, Pejabat BUMD Cianjur Malah Pelesiran ke Eropa

Ismet Selamet
detikTravel
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan pusat pandemi virus Corona kini ada di kawasan Eropa.
Pandemi Corona. Eropa memiliki banyak kasus positif Corona Foto: AP Photo
Cianjur -

Dunia tengah pandemi Corona, eh dua direksi PDAM Cianjur dan tiga stafnya malah pelesiran ke Eropa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pejabat yang berangkat yakni Direktur Utama, Direktur Umum, Kepala Bagian Produksi, Kasubag Kas, dan Staf Produksi. Awalnya rombongan pejabat PDAM Cianjur akan berangkat umroh pada awal Maret 2020. Namun lantaran akses ke Arab Saudi ditutup, para pejabat itu mengalihkan tujuan ke Eropa.

Mereka pergi ke Eropa 10 Maret dan rencana pulang 23 Maret. WHO sendiri resmi mengumumkan wabah Covid-19 sebagai pandemi global pada Rabu (11/3/2020) malam.

Sementara itu Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengaku tidak mengetahui sejak kapan mereka berangkat, sebab tidak ada permohonan cuti dari para pejabat BUMD tersebut. "Baru tahu mereka di luar negeri dua hari lalu. Saya tidak pernah mengeluarkan izin cuti, apalagi untuk ke Eropa," kata Herman dihubungi terpisah, Selasa (17/3/2020).

Herman juga mengaku telah meminta mereka segera pulang. "Saya sudah suruh pulang, hari ini katanya bakal tiba di Cianjur," katanya.

Saat tiba di tanah air, kata Herman, mereka akan langsung dites kesehatan. Pasalnya mereka sudah bepergian ke luar negeri dan dikhawatirkan terpapar COVID-19 selama berada di sana.

"Bukan dianjurkan lagi, harus periksa kesehatan. Mereka masuk dalam pengawasan, meskipun tidak dalam kondisi sakit," pungkasnya.

Herman Suherman menegaskan sanksi kepada mereka disesuaikan dengan aturan yang berlaku untuk para pejabat daerah, termasuk petinggi BUMD. "Sanksinya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku," ujar Herman kepada detikcom saat ditemui di Pendopo Cianjur, Rabu (18/3/2020).

Seperti diketahui, Herman telah mengeluarkan surat edaran untuk menutup seluruh tempat wisata di Cianjur. Herman mengatakan, penutupan tempat wisata tersebut bukan berarti Cianjur lockdown, tetapi merupakan langkah yang diambil dengan ditetapkannya penyebaran virus Corona ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).



Simak Video "Corona RI Naik Lagi, Per 22 Januari Tambah 13.632 Kasus"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA