Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 03 Apr 2020 07:15 WIB

TRAVEL NEWS

Anak-anak yang Tak Lagi (Bisa) Jadi ' Anak-anak'

Syanti Mustika
detikTravel
anak-anak memegang senjata di meksiko
Anak-anak terpaksa memanggul senjata di salah satu desa di Meksiko (Alexandre Meneghini/Reuters)
Chilpancingo -

Seharusnya anak-anak bisa bermain dengan bebas dan bersekolah dengan ceria. Tapi di Meksiko, anak-anak harus memegang senjata.

Begitulah fakta yang menggemparkan dunia. Anak-anak usia sekolah dilatih memegang senjata di desa mereka.

Alih-alih sekolah, mereka harus berhenti bermain dan justru memegang senjata. Itu semata-mata untuk membela diri.

Seperti yang diberitakan Reuters, desa-desa di negara bagian Guerrero barat daya hidup di bawah tekanan dan tak memiliki pilihan. Mau tidak mau, kepala keluarga harus menyerahkan anak-anak untuk ikut militer.

Anak-anak yang Tak Lagi (Bisa) Jadi ' Anak-anak'Foto: Alexandre Meneghini/Reuters

David Sanchez Luna, wanita berumur 56 tahun, memiliki pengalaman pahit karena tak sanggup membela keluarganya. Dia tak bisa memegang bedil.

Ketidakmampuan itu arus dibayar mahal. Dia cuma bisa pasrah ketika ibu mertuanya disiksa dan dibunuh oleh kartel narkoba saat memutuskan untuk meninggalkan gerombolan itu.

Kini, dia dengan sukarela menyerahkan dua putrinya, tujuh tahun dan 12 tahun, untukmengikuti pelatihan senjata.

"Mereka harus melakukan ini untuk mempersiapkan diri membela keluarga, saudara mereka, dan membela desa," ujar Sanchez Luna.

Langkah penduduk desa untuk menyerahkan anak-anak mereka membetot perhatian dunia. Media-media lokal memamerkan bagaimana anak-anak usia sekolah memegang senjata dan menampilkan manuver militer.

Tetua di sana pun mengatakan bahwa mereka tidak akan menggunakan anak-anak untuk memerangi ataupun menembak para kartel narkoba. Mereka mengambil langkah berjaga seperti ini setelah putus asa mendapatkan bantuan dari petinggi yang jauh di Meksiko City.

Anak-anak yang Tak Lagi (Bisa) Jadi ' Anak-anak'Foto: Alexandre Meneghini/Reuters

Bulan lalu, ditemukan 10 orang tewas dengan tubuh terbakar. Mereka disergap dan dibunuh oleh kartel Los Ardillos setelah keluar dari wilayah pengamanan yang dijaga oleh sesama mereka atau yang mereka sebut CRAC-PF.

Itu bukanlah serangan pertama. Beberapa tahun terakhir serangkaian pembunuhan termasuk pemenggalan tubuh yang mengguncang 6.500 penduduk tanah nan subur tersebut. Kekerasan kepada penduduk pun tidak terbendung lagi.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Minim Info Pasien Meninggal Covid-19, RS di Meksiko Diserang Warga"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA