Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 03 Mei 2020 03:19 WIB

TRAVEL NEWS

Mengingat Hagia Sophia yang Ingin Dijadikan Masjid oleh Erdogan

Masjid Hagia Sophia di Turki yang kini jadi museum
Foto: Yudha ae/d'Traveler
Jakarta -

Hagia Sophia merupakan tempat ikonik di Turki yang buat wisatawan tertarik untuk datang. Rencananya bangunan ini akan difungsikan kembali menjadi masjid.

Dikutip dari CNN, dahulu, di masa Kekaisaran Bizantium, Hagia Sophia adalah sebuah gereja. Namun setelah ditaklukkan oleh kaum muslim Utsmaniyah (Ottoman), bangunan ini diubah menjadi masjid.

Tak sampai di situ, setelah kekhalifahan Ottoman runtuh, Republik Turki yang sekuler mengubah Hagia Sophia menjadi museum hingga saat ini.

Pada Maret 2019 lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan akan mengembalikan fungsi Hagia Sophia menjadi masjid. Erdogan menyatakan bahwa penentuan bangunan bersejarah itu menjadi museum adalah keputusan yang keliru.

"Hagia Sophia tidak akan disebut museum. Status itu akan dicabut. Kita akan menyatakan Hagia Sophia adalah masjid, mereka yang berkunjung ke Hagia Sophia akan datang ke sebuah masjid," kata Erdogan dilansir AFP.

Menurut CNN, alasan Erdogan menyatakan alasan mengubah status Hagia Sophia sedikit beraroma politis. Sebab saat itu, dia tengah mengumpulkan dukungan untuk partainya saat menghadapi pemilihan kepala daerah 31 Maret 2019. Erdogan juga menyatakan akan membahas rencana pengubahan status Hagia Sophia setelah pemilu.

Hingga kini, belum ada kabar tentang kelanjutan rencana pengubahan fungsi Hagia Sophia menjadi masjid. Saat ini, kegiatan keagamaan seperti salat berjamaah atau membaca Al Quran dilakukan di tempat ini kerap membuat umat Islam dan Kristen berselisih. Beberapa waktu lalu, di bulan Maret, ada video di YouTube yang memperlihatkan 2 orang berdiri di dalam Hagia Sophia mengumandangkan adzan.

Petugas membersihkan bagian dalam Hagia Sophia dengan disinfektan (Photo by Yasin AKGUL / AFP)Petugas membersihkan bagian dalam Hagia Sophia dengan disinfektan (Photo by Yasin AKGUL / AFP) Foto: AFP/YASIN AKGUL

Hagia Sophia dibangun pertama kali sebagai gereja pada Abad ke-6, di bawah Kekaisaran Kristen Bizantium. Gereja itu menjadi pusat Konstantinopel yang saat ini bernama Istanbul. Saat Konstantinopel ditaklukkan Sultan Mehmed II pada hari 27 Mei 1453 dan memasuki kota itu, Mehmed II turun dari kudanya dan pergi ke Gereja Hagia Sophia untuk mengubahnya menjadi masjid yang dikenal dengan Aya Sofia.

Sepanjang pemerintahan Kesultanan Turki, masjid ini mengalami beberapa renovasi, terutama di bagian corak dan gaya bangunan agar sesuai dengan masjid pada umumnya. Salah satunya adalah mengganti tanda salib di puncak kubah dengan hiasan bulan sabit.

Hagia Sophia, dulunya gereja, diubah jadi masjid lalu kini jadi museum di TurkiHagia Sophia, dulunya gereja, diubah jadi masjid lalu kini jadi museum di Turki Foto: Rois Jajeli/detikTravel

Selama lebih dari hampir 500 tahun Hagia Sophia berfungsi sebagai masjid. Meski banyak ornamen Kristen dicopot atau dihilangkan, tapi masih ada mozaik Yesus dan Bunda Maria yang dijaga dengan baik hingga sekarang.

Sampai pada tahun 1937, Mustafa Kemal Atatürk mengubah status Hagia Sophia menjadi museum. Pada saat itu, mulailah proyek renovasi kembali Hagia Sophia dengan cara mengerok dinding dan langit-langit dari cat-cat kaligrafi hingga ditemukan kembali lukisan-lukisan sakral Kristen.

MuseumMuseum Foto: (Angga/detikTravel)

Sampai sekarang, Hagia Sophia jadi salah satu objek wisata terkenal Istanbul. Lokasinya berseberangan dengan Masjid Sultan Ahmed alias Masjid Biru.



Simak Video "Kumandang Azan di Hagia Sophia Tandai Dimulainya Ramadhan 1442 H"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA