Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 11 Jun 2020 06:47 WIB

TRAVEL NEWS

Pesawat Boeing 777 Air New Zealand Akhirnya Dibawa ke 'Kuburan'

Air New Zealand
Foto: Ilustrasi Air New Zealand (Air New Zealand)
Jakarta -

Pesawat Boeing 777 milik maskapai Air New Zealand akhirnya dibawa ke kuburan pesawat di Australia. Pesawat berbadan lebar itu akan dipensiunkan.

Maskapai Air New Zealand berencana memensiunkan armada Boeing 777 milik mereka. Pesawat tersebut akan dibawa ke kuburan pesawat di tengah gurun Australia, tepatnya di kawasan Alice Springs.

Dihimpun detikTravel dari beberapa sumber, Kamis (11/6/2020), pesawat Boeing 777 itu akan bergabung dengan pesawat lain senilai USD 5 miliar yang disimpan di Asia Pacific Aircraft Storage (APAS).


Chief Revenue Officer Air New Zealand, Cam Wallace, mengatakan armada Boeing 777 itu akan disimpan untuk jangka waktu yang sangat lama. Sejak wabah virus Corona menerjang, industri penerbangan terkena dampak yang paling parah.

Beberapa pesawat pun terpaksa dipensiunkan di gurun pasir Australia yang panas dan kering, seperti milik Air New Zealand dan juga pesawat superjumbo A380 milik Singapore Airlines.

"Kami tidak bisa melihat kemungkinan menggunakan pesawat itu dalam tempo waktu 12 bulan ke depan," ujar Wallace seperti dikutip dari media Stuff New Zealand.

Maskapai Air New Zealand memiliki delapan armada Boeing 777-200ER dengan usia rata-rata 14 tahun, serta tujuh armada 777-300ER dengan umur rata-rata delapan tahun.


Bulan lalu, maskapai Air New Zealand sudah mengumumkan akan meng-grounding pesawat milik mereka sampai setidaknya akhir tahun ini sebagai dampak dari pandemi Corona.

Para analis memperkirakan pesawat Boeing 777-200ER, yang pertama kali dikenalkan di tahun 2004, akan segera menemui akhir masa kejayaannya. Maskapai zaman sekarang akan 30% berukuran lebih kecil dalam jangka waktu 2 tahun ke depan.

Kawasan Alce Springs di Australia memang dikenal sebagai tempat yang sempurna buat 'kuburan' pesawat. Iklim di gurun pasir itu sangat kering. Pesawat yang disimpan di sana bisa jadi dalam kondisi yang sempurna sampai nanti akhirnya digunakan kembali atau dipotong-potong buat didaur ulang.



Simak Video "Penumpang Ceritakan Momen Terbakarnya Mesin Pesawat Boeing 777"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA