Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 14 Jun 2020 23:15 WIB

TRAVEL NEWS

Lagi, Ada Alat Sederhana Pencegah Virus Corona di Kursi Pesawat

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Personal Protection Window dari RAS Completions
Alat penyekat Personal Protection Window dari RAS Completions (Foto: CNN)
Washington -

Alat yang baru diperkenalkan ini tak terlalu terlihat, sederhana, tampak murah dan mungkin tidak efektif mencegah penyebaran virus Corona. Perusahaan interior pesawat asal Inggris yang memperkenalkannya.

Diberitakan CNN, alat ini dibikin oleh RAS Completions. Pelindung itu diklaim mampu menekan penyebaran virus Corona.

Pelindung atau penyekat ini dirancang untuk dipasang di antara tempat duduk. Alat bernama Personal Protection Window ini sudah diminta persetujuan Badan Keamanan Penerbangan Uni Eropa (EASA) dan bila disetujui maka bisa digunakan maskapai dalam beberapa minggu ke depan.

Alat ini dirancang untuk melindungi penumpang dari risiko menyebarnya tetesan air liur dan sejenisnya. Penyekat transparan itu terbuat dari bahan polikarbonat.

Personal Protection Window dari RAS CompletionsPersonal Protection Window dari RAS Completions (Foto: CNN)

Ide dibuat penyekat ini supaya cocok digunakan di setiap pesawat komersial. Alat ini diutamakan untuk menyekat bagian atas kursi ekonomi karena penumpang duduk berdekatan.

RAS Completions menambahkan bahwa pelindung itu tidak akan menghalangi penumpang jika ada keadaan evakuasi darurat. Konsep sederhana adalah yang diutamakan di sini.

Selain sederhana, dengan rupa demikian, perusahaan akan menjualnya dengan harga yang terjangkau alias murah. Fokus produk RAS ini yakni menjaga kesehatan penumpangnya meski penampilannya tak meyakinkan.

RAS Completions telah menghitung biaya produksi pelindung sederhana ini. Hemat adalah faktor utama karena maskapai telah menderita secara finansial karena pandemi virus Corona.

Personal Protection Window dari RAS CompletionsPenumpang memakai masker meski ada Personal Protection Window dari RAS Completions (Foto: CNN)

Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) tidak menyarankan pengosongan kursi tengah pesawat karena itu bukan langkah pencegahan terbaik. Meski demikian, ada perusahaan pembuat kursi pesawat terbang yang melakukan hal itu, yakni Universal Movement dengan Interspace Lite-nya.

Universal Movement bekerja sama dengan Safran untuk membawa kursi Interspace Lite (tanpa kursi tengah) pada akhir musim panas.

Sementara itu, ide lain disodorkan perusahaan Aviointeriors dari Italia. Mereka menyarankan kursi tengah dari deretan tiga kursi ekonomi menghadap ke arah yang berlawanan.

RAS Completions mengakui bahwa sekat pelindung di kursi pesawat ini tak benar-benar melindungi penumpang. Namun, traveler harus diyakinkan agar nyaman terbang kembali.

Karena pelindung ini mudah dipasang dan dilepas, jadi itulah solusi yang cukup baik dan paling bisa menyesuaikan keadaan saat ini yang selalu berubah. Meski demikian, penumpang masih harus memakai masker dan pembersih tangan.

RAS Completions telah menghubungi beberapa maskapai dan mereka menunjukkan minatnya. Ada pula maskapai yang masih berhati-hati melihat perkembangan situasi dahulu. Ini adalah solusi jangka menengah. Misal, pemasangannya hanya untuk jangka waktu selama enam hingga 12 bulan.



Simak Video "Sederet Maskapai Dunia yang Bangkrut Gara-gara Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA