Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 14 Jul 2020 09:21 WIB

TRAVEL NEWS

Melihat Cantiknya Kebun Cengek di Bulak Banjar Pangandaran

Faizal Amiruddin
detikTravel
Taman Bunga Pangandaran
Foto: Faizal Amiruddin/detikTravel
Pangandaran -

Pemanfaatan lahan pekarangan untuk ditanami tumbuhan terus digalakkan di Kabupaten Pangandaran. Imbasnya, desa itu menjadi taman bunga dan menjadi spot berfoto.

Kalangan ibu-ibu rumah tangga diminta kreatif untuk menanami lahan pekarangan dengan tumbuhan kebutuhan penunjang pangan seperti cabe rawit, bawang, terong dan lainnya. program itu dilaksanakan di Dusun Bulak Banjar Desa Banjarharja Kecamatan Kalipucang Pangandaran.

Kebun mini yang mereka buat justru mencuri perhatian warga yang melintas, karena penataannya dilakukan cukup apik. Mulut gang dihiasi oleh deretan batang bambu dengan dihiasi pot tanaman. Kemudian, sepetak lahan kosong dijadikan kebun mini berpagar bambu bercat warna-warni.

Di dalamnya terdapat berbagai jenis tanaman. Masyarakat menyebutnya taman cengek karena tanaman terbanyak adalah cabe rawit. Selain itu ada pula kolam kecil, yang semakin membuat suasana lebih asri.

"Kampung ini jadi terlihat lebih asri, saya sampai menyempatkan diri untuk berfoto," kata Muslih Suprianto (40) warga Kecamatan Padaherang, Senin (13/7/2020).

Taman Bunga PangandaranTaman Bunga Pangandaran Foto: Faizal Amiruddin/detikTravel

Dihubungi terpisah Ketua TP PKK Kabupaten Pangandaran Ida Nurlaela mengatakan pemanfaatan lahan kosong itu menjadi bagian dari program kegiatan program Dasa Wisma.

"Dasa Wisma itu merupakan program pemberdayaan masyarakat. Jadi dibuat kelompok kecil berjumlah 10 sampai 20 keluarga. Kader Posyandu, kader PKK, bidan desa dan lainnya menjadi penggeraknya," kata Ida.

Dasa Wisma kata Ida merupakan instrumen pemberdayaan masyarakat terdepan. Karena koordinator Dasa Wisma ini harus mendata secara detail setiap anggotanya.

Taman Bunga PangandaranTaman Bunga Pangandaran Foto: Faizal Amiruddin/detikTravel

"Jadi kondisi masyarakat mudah terpantau. Seandainya ada kasus gizi buruk, pemantauan ibu hamil atau masalah lainnya bisa dengan cepat tertangani," kata Ida.

Selain itu pemberdayaan juga diarahkan sesuai dengan minat dan potensi yang dimiliki. Ada yang memilih membentuk kelompok wanita tani, membuat kerajinan atau kegiatan positif lainnya.

"Kalau yang di Dusun Bulak Banjar itu memang mengarah ke pertanian, memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami. Hasilnya memang bagus, lingkungan jadi asri dan hijau," kata Ida.



Simak Video "Sensasi Glamping dalam Kontainer"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA