Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 13 Agu 2020 07:12 WIB

TRAVEL NEWS

Katanya Thailand Mau Tutup Saja Sampai 2021?

Bonauli
detikTravel
Wat Pariwat Thailand
Wat Pariwat Thailand (iStock)
Bangkok -

Thailand terus berhitung untuk kembali menjalankan pariwisatanya. Tapi, Negeri Gajah Putih itu condong untuk membuka pintu bagi wisatawan asing pada 2021.

Pariwisata Thailand mulai dihidupkan lagi saat pandemi virus Corona melalui wisatawan lokal. Sejumlah strategi disiapkan untuk membuka perbatasan, salah satunya lima pulau disiapkan untuk kembali menerima turis di era new normal.

Chattan Kunjara Na Ayudhya, wakil gubernur Otoritas Pariwisata Thailand (TAT), tak bisa memastikan kepastian pembukaan gerbang perbatasan.

"Belum ada jadwal yang dikeluarkan untuk membuka perbatasan internasional. Saya tidak melihat pemerintah menyambut turis hingga tahun 2021," ujarnya.

Wacana soal travel bubble yang sebelumnya dibicarakan juga tersendat. Karena, ternyata negara-negara yang diharapkan bisa menghasilkan turis masih bergelut dengan infeksi baru.

"Bulan lalu ada diskusi travel bubble. Tapi, pembicaraan tidak berlanjut karena negara yang kami harapkan masih banyak wabah, termasuk Vietnam," dia menjelaskan.

Pemerintah Thailand dinilai sangat berhati-hati saat ini. Di bawah protokol kesehatan dan pengamatan diplomat, pejabat PBB dan pebisnis, pemerintah bisa memasukkan kru film dan personel pameran untuk investasi.

Lagi-lagi, tak semua negara kedapatan izin. Hanya turis dari Jepang, Korsel, Singapura, China dan Hong Kong yang boleh masuk sementara ini. Turis pun harus dikarantina selama 14 hari terlebih dahulu.

Thailand mengambil alternatif di sektor wisata medis. Tapi, ternyata strategi rencana tersebut mengharuskan turis untuk tinggal minimal 30 hari di Thailand.

"Saat ini niatan tersebut tidak bergerak maju. Masih banyak keraguan," dia mengungkapkan.

Kementerian Pariwisata dan Olahraga bersama kelompok wisata Thailand mengusulkan untuk mengizinkan turis asing masuk negara itu dengan beberapa syarat yang aman dan fleksibel.

"Hanya turis dari kota-kota dengan catatan nol infeksi selama minimal 30 hari yang dapat melakukan perjalanan. Protokol keselamatan lainnya akan mencakup sertifikat bebas Corona 72 jam sebelum penerbangan serta tes asuransi dan swab," ujar Presiden Asosiasi Agen Perjalanan Thailand, Vichit Prakobgosol.



Simak Video "Bright dan Win Metawin Dipertemukan Lagi di F4 Versi Thailand!"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA