Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 18 Agu 2020 21:01 WIB

TRAVEL NEWS

Viral Gemerlap Lampu Bak Pesta di Puncak Penanggungan, Ini Faktanya

Enggran Eko Budianto
detikTravel
Gemerlap Lampu Bak Pesta di Puncak Penanggungan
Foto viral gemerlap lampu di Puncak Penanggungan, Mojokerto Foto: (Pendaki Lawas/Instagram)
Mojokerto -

Video yang merekam gemerlap lampu seperti suasana pesta di puncak bayangan Gunung Penanggungan, Kabupaten Mojokerto, menjadi viral di media sosial. Akibat suasana ini, para pendaki gunung berjuluk Pawitra itu dicap berperilaku bar-bar. Apa yang sebenarnya terjadi?

Koordinator Lapangan Upacara HUT RI ke-75 di Puncak Gunung Penanggungan Anang Budi Prasetyo membenarkan gemerlap lampu bak suasana pesta itu terjadi puncak bayangan. Tepatnya di area perkemahan puncak bayangan sekitar 1.200 mdpl. Tempat ini berada di bawah puncak Pawitra 1.653 mdpl.

"Lokasi di camp bayangan. Tanggal 16 Agustus malam, suasana gemerlap berlangsung sampai pagi," kata Anang saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (18/8/2020).

Puncak bayangan pada Minggu (16/8) malam, lanjut Anang, dipenuhi ribuan pendaki. Mereka naik melalui jalur pendakian Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Di puncak bayangan ini, para pecinta alam mendirikan ratusan tenda untuk bermalam. Keesokan harinya, mereka mengikuti upacara peringatan HUT RI ke-75.

"Para pendaki naik 16 Agustus malam, lalu mendirikan tenda. Mereka membawa lampu laser, lampu sorot, lampu flip flop dan segala macam. Tenda-tenda juga dihias dengan berbagai tema," ungkapnya.

Ketua Umum komunitas pecinta alam Team Stress Adventure ini menegaskan, tidak ada pesta maupun perilaku bar-bar para pendaki selama berkemah di puncak bayangan Gunung Penanggungan. Menurut dia, gemerlap lampu sengaja dibuat para pendaki untuk meramaikan suasana malam peringatan HUT kemerdekaan RI ke 75.

"Tidak ada pertunjukan musik maupun pesta, memang seperti itu euforianya. Mereka saling menunjukkan semangat satu sama lain, juga agar suasana semakin meriah," tegas Anang.

Ia menambahkan, gemerlap lampu bak suasana pesta sudah menjadi tradisi para pendaki untuk memperingati HUT RI di puncak Gunung Penanggungan sejak 2018. Dia menyayangkan ulah netizen yang mencap ulah para pendaki sebagai perilaku bar-bar.

"Memang terkadang ada tanggapan negatif dari para netizen. Karena biasanya mereka pendaki pemula. Mereka tidak tahu tradisi yang sudah ada sejak lama," tandas Anang.



Simak Video "KTP yang Ditemukan di Sarang ISIS Bukan Warga Mojokerto"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA